SAPUTRA, ALFIAN EKA and Valentina, Annissa and Niko, Nikodemus (2025) LIVELIHOOD PEREMPUAN SUKU LAUT DI KAMPUNG AIR MAS TANJUNG SAUH KOTA BATAM. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ALFIAN EKA SAPUTRA_2105030005_Sosiologi_Cover.pdf - Published Version Download (797kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ALFIAN_EKA_SAPUTRA_2105030005_Sosiologi - Abstak.pdf - Published Version Download (218kB) |
|
|
Text (BAB I)
ALFIAN_EKA_SAPUTRA_2105030005_Sosiologi - BAB I.pdf - Published Version Download (257kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ALFIAN_EKA_SAPUTRA_2105030005_Sosiologi - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ALFIAN EKA SAPUTRA_2105030005_Sosiologi_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Perempuan Suku Laut di Kampung Air Mas merupakan kelompok yang terdampak langsung dari Proyek Strategis Nasional (PSN) berlokasi di Tanjungsauh, kecamatan Nongsa, Kota Batam, yang memaksa mereka berpindah mata pencaharian dari kehidupan berbasis laut ke darat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi penghidupan perempuan Suku Laut setelah mengalami relokasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kerangka analisis yang digunakan adalah Sustainable Livelihood Framework dari Chambers dan Conway, yang mencakup lima modal penghidupan. alam, fisik, manusia, sosial, dan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relokasi dan kerusakan lingkungan telah mengurangi akses terhadap sumber daya laut dan infrastruktur pendukung, sehingga modal modal perempuan Suku Laut menurun drastis. Dalam situasi tersebut, mereka beralih pada aktivitas informal seperti memulung dan berdagang kecil. Namun, perempuan Suku Laut menunjukkan kemampuan adaptasi melalui pemanfaatan modal, seperti keterampilan baru, bantuan keluarga, dan solidaritas komunitas. Penelitian ini menegaskan bahwa perempuan suku laut bertahan dan berstrategi untuk melanjutkan kehidupan ditengah pembangunan serta tidak adanya dukungan eksternal yang mengakibatkan perempuan suku laut harus bertahan dengan modal modal penghidupan baru. Interaksi antara ketahanan internal dan kebijakan struktural akan sangat menentukan kemampuan perempuan Suku Laut dalam menghadapi dampak pembangunan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390 Customs of People/Adat Istiadat dan Kebiasaan Masyarakat Berdasarkan Status Ekonomi dan Kelas Sosial | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 07:14 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2025 07:14 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10029 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
