Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

PENGARUH PEMBERIAN VITOMOLT PADA PAKAN DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) BERKELAMIN BETINA

PAIYUMI, PAIYUMI and Muzahar, Muzahar and Bakkara, Okto Rimandi (2025) PENGARUH PEMBERIAN VITOMOLT PADA PAKAN DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) BERKELAMIN BETINA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
PAIYUMI_180254243039_Budidaya Perairan - Cover.pdf - Published Version

Download (767kB)
[img] Text (Abstrak)
PAIYUMI_180254243039_Budidaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version

Download (160kB)
[img] Text (BAB I)
PAIYUMI_180254243039_Budidaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version

Download (166kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
PAIYUMI_180254243039_Budidaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (67kB)
[img] Text (Full teks)
PAIYUMI_180254243039_Budidaya Perairan - Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (510kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang banyak diminati pasar domestik maupun ekspor, dengan harga jual mencapai Rp. 35.000–50.000/kg. Budidaya rajungan menghadapi tantangan berupa lambatnya pertumbuhan dan pergantian kulit (molting) yang tidak serempak, sehingga dibutuhkan solusi inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan vitomolt dalam pakan terhadap pertumbuhan rajungan betina. vitomolt merupakan stimulan molting yang mengandung fitoekdisteroid dari ekstak bayam (Amaranthus sp), berfungsi mempercepat pergantian cangkang serta mendukung sintesis jaringan tubuh. Penelitian ini juga bertujuan menentukan dosis optimal vitomolt untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan dan pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vitomolt dosis 1000 µg/g menghasilkan bobot mutlak tertinggi (39,67 gram), FCR terendah (4,08), serta efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi (24,53%). Meskipun persentase molting dan panjang karapas tidak menunjukkan perbedaan nyata, perlakuan tertinggi memberikan performa pertumbuhan terbaik. Selama pemeliharaan, kualitas air tetap dalam kisaran optimal, termasuk salinitas 29 ppt. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan budidaya rajungan yang efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDMuzahar, MuzaharNIP.198910212022031006
UNSPECIFIEDBakkara, Okto RimandiNIP.198910212022031006
Subjects: 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Budidaya Perairan
Depositing User: user BDP
Date Deposited: 13 Aug 2025 06:45
Last Modified: 13 Aug 2025 06:45
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10116

Actions (login required)

View Item View Item