Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

KELIMPAHAN EPIFIT PADA ENHALUS ACOROIDES DAN THALASSIA HEMPRICHII DI PESISIR TIMUR PULAU BINTAN

HERAWATI, FENY and Aditya Hikmat, Nugraha and Fadhliyah, Idris (2025) KELIMPAHAN EPIFIT PADA ENHALUS ACOROIDES DAN THALASSIA HEMPRICHII DI PESISIR TIMUR PULAU BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
Feny_Herawati_180254241003_IlmuKelautan - Cover.pdf

Download (870kB)
[img] Text (Abstrak)
Feny_Herawati_180254241003_IlmuKelautan - Abstrak.pdf - Published Version

Download (247kB)
[img] Text (BAB I)
Feny_Herawati_180254241003_IlmuKelautan - BAB 1.pdf - Published Version

Download (131kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Feny_Herawati_180254241003_IlmuKelautan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (Full teks)
Feny_Herawati_180254241003_IlmuKelautan - Full Teks.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Epifit adalah organisme yang menempel pada permukaan tumbuhan seperti pada daun lamun. Jenis lamun yang digunakan untuk penelitian epifit ialah Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii. karena kedua jenis tersebut mempunyai perbedaan bentuk serta ukuran yang sangat jelas dan jenis lamun yang paling banyak ditemukan di perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis epifit, menghitung kelimpahan epifit pada lamun Enhalus acoroides dan Thalassia Hemprichii, serta menghitung nilai indeks keanekaragaman, keseragaman dan dominansi epifit. Penelitian dilakukan di Teluk Bakau, Malang Rapat, dan Berakit pada bulan Agustus 2022. Pengambilan data lamun menggunakan metode transek kuadrat 50x50 cm2 dan Pengambilan sampel epifit menggunakan metode pengerikan. Kelimpahan epifit yang banyak ditemukan pada lamun Enhalus acoroides yaitu pada stasiun II sebesar 7877,29 ind/cm2. Kelimpahan epifit yang sedikit ditemukan yaitu di Stasiun I sebesar 4912,74 ind/cm2. Kemudian kelimpahan epifit yang banyak ditemukan pada lamun Thalassia hemprichii yaitu di Stasiun III sebesar 7600,37 ind/cm2. Dan kelimpahan epifit pada lamun Thalassia hemprichii yaitu di stasiun II sebesar 6128,29 ind/cm2. Secara umum kelimpahan epifit dipengaruhi oleh lebar daun. Pada nilai indeks keanekaragaman epifit pada lamun Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii berkisar 2,878–3,104. Maka keanekaragamannya tergolong sedang. Keseragaman Epifit pada lamun Enhalus. acoroides dan Thalassia Hemprichii berkisar 0,73–0,81. Berdasarkan indeks Eveness maka keseragaman tersebut tergolong tinggi. Nilai dominansi epifit pada lamun Enhalus. acoroides dan Thalassia hemprichii berkisar 0,06–0,08 yang menunjukkan bahwa tidak ada spesies yang mendominasi. Berdasarkan analisis PCA menunjukkan bahwa nutrien juga memiliki keterikatan dengan kelimpahan epifit.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDAditya Hikmat, NugrahaNIP.199101232018031001
UNSPECIFIEDFadhliyah, IdrisNIP.198701292015042004
Subjects: 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan
Depositing User: user ilmukelautan
Date Deposited: 14 Aug 2025 07:29
Last Modified: 14 Aug 2025 07:29
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10120

Actions (login required)

View Item View Item