PRATAMAYUDA, RIFAI DIMAS TRISNA and Aditya Hikmat, Nugraha and Esty, Kurniawati (2025) TINGKAT KESEHATAN EKOSISTEM LAMUN DI PERAIRAN TELUK BAKAU, KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
Rifai Dimas Trisna Pratamayuda_180254241050_Ilmu Kelautan - COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
Rifai Dimas Trisna Pratamayuda_180254241050_Ilmu Kelautan - ABSTRAK.pdf - Published Version Download (246kB) |
|
|
Text (BAB I)
Rifai Dimas Trisna Pratamayuda_180254241050_Ilmu Kelautan - BAB 1.pdf - Published Version Download (130kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Rifai Dimas Trisna Pratamayuda_180254241050_Ilmu Kelautan - DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (260kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
Rifai Dimas Trisna Pratamayuda_180254241050_Ilmu Kelautan - FULL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kesehatan lamun merupakan informasi penting mengenai keberadaan lamun di lokasi tertentu. Lamun yang sehat memiliki nilai ekologi dan ekonomi yang tinggi. Dilakukannya pengamatan pada kondisi padang lamun sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kerusakan padang lamun serta mengembalikan fungsi padang lamun yang dikarenakan kondisinya cukup mengkhawatirkan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan indeks kesehatan ekosistem lamun serta mengestimasi luasan ekosistem lamun berdasarkan tingkat kesehatannya di perairan Teluk Bakau, Kabupaten Bintan. Penelitian dilakukan di perairan Teluk Bakau dengan 3 stasiun. Stasiun 1 merupakan area aktivitas masyarakat sekitar dengan kondisi lamun agak rapat, stasiun 2 merupakan area penangkapan ikan dengan kondisi lamun sangat rapat, dan stasiun 3 merupakan kawasan pariwisata dengan kondisi lamun rapat. Pengambilan data tutupan dan foto data lapangan menggunakan metode transek kuadrat 1x1 m. Foto yang didapat kemudian diolah menggunakan aplikasi CPCe dan kemudian di analisis menggunakan Agglomerative Hierarchial Clustering (AHC). Citra satelit yang digunakan untuk pengolahan data pemetaan menggunakan citra satelit Sentinel-2A. Pada ketiga stasiun tersebut didapatkan 6 jenis lamun, diantaranya; Enhalus acoroides, Thalassia hemprichi, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis, Halophila minor, dan Syringodium isoetifolium. Nilai tutupan lamun yang diperoleh di ketiga stasiun masuk ke dalam kategori “sedang” dengan persentase tutupan berada antara (26-50%). Hasil indeks kesehatan ekosistem lamun dari ketiga stasiun berkisar 0,75 – 0,77. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa kesehatan ekosistem lamun di perairan Teluk Bakau dikategorikan dalam kondisi baik, dengan total tutupan luasan lamun 177,94 ha. Nilai luasan kategori miskin 38,24 ha, luasan kategori sedang 69,66 ha, dan luasan kategori baik 70,04 ha, dan dilakukan uji akurasi dengan mendapatkan nilai akurasi 62,50%.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 08:00 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2025 08:00 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10127 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
