Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

PENGARUH PENAMBAHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DAN TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipoema batatas) TERHADAP KARAKTERISTIK BISKUIT

ADZANI, NADYA NAMIRA and Lily, Viruly and R. Marwita, Sari Putri (2025) PENGARUH PENAMBAHAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) DAN TEPUNG UBI JALAR UNGU (Ipoema batatas) TERHADAP KARAKTERISTIK BISKUIT. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
NADYA_NAMIRA_ADZANI_180254244024_THP_Cover.pdf - Published Version

Download (543kB)
[img] Text (Abstrak)
NADYA_NAMIRA_ADZANI_180254244024_THP_Abstrak.pdf - Published Version

Download (128kB)
[img] Text (BAB 1)
NADYA_NAMIRA_ADZANI_180254244024_THP_BAB 1.pdf - Published Version

Download (253kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
NADYA_NAMIRA_ADZANI_180254244024_THP_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (282kB)
[img] Text (Full Teks)
NADYA_NAMIRA_ADZANI_180254244024_THP_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (901kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Biskuit adalah salah satu produk makanan ringan yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Inovasi dalam pengolahan biskuit dapat dilakukan melalui penambahan bahan pangan fungsional, seperti rumput laut (Kappaphycus alvarezii) dan tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas). Rumput laut kaya akan serat dan gizi, sedangkan ubi jalar ungu mengandung antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik dari produk biskuit yang ditambahkan rumput laut dan tepung ubi jalar ungu, serta menganalisis karakteristik organoleptik dan kandungan gizinya. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu F1 (15%), F2 (20%), dan F3 (25%), serta dianalisis menggunakan SPSS 26. Hasil pengujian organoleptik menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada F1 (15%) dengan nilai rata rata kenampakan 2,70%, aroma 2,64%, tekstur 2,35%, dan rasa 2,61%. Hasil uji proksimat pada biskuit F1 menunjukkan kadar air 6,12%, kadar abu 2,40%, kadar protein 3,90%, kadar lemak 13,50%, dan karbohidrat 74,09%. Kandungan serat pangan tercatat sebesar 10,06%. Berdasarkan hasil tersebut, biskuit dengan formulasi F1 layak dikembangkan sebagai produk olahan fungsional yang kaya serat dan memiliki karakteristik organoleptik yang dapat diterima konsumen.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDLily, VirulyNIPPPK.197107141998022001
UNSPECIFIEDR. Marwita, Sari PutriNIPPPK.198503312024212014
Subjects: 000_umum
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
Depositing User: user THP
Date Deposited: 14 Aug 2025 07:17
Last Modified: 14 Aug 2025 07:17
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10288

Actions (login required)

View Item View Item