PRAWINATA, TEGUH and Sri, Novalina A and Aidil Fadli, Ilhamdy (2025) PENGARUH PERBEDAAN WAKTU PEREBUSAN TULANG IKAN TENGGIRI (Scomberomorus commerson) TERHADAP KUALITAS KERUPUK YANG DIHASILKAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
TEGUH_PRAWINATA_180254244034_THP_Cover.pdf - Published Version Download (576kB) |
|
|
Text (Abstrak)
TEGUH_PRAWINATA_180254244034_THP_Abstrak.pdf - Published Version Download (100kB) |
|
|
Text (BAB 1)
TEGUH_PRAWINATA_180254244034_THP_BAB 1.pdf - Published Version Download (107kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
TEGUH_PRAWINATA_180254244034_THP_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text (Full Teks)
TEGUH_PRAWINATA_180254244034_THP_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kerupuk tulang ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) merupakan produk olahan hasil perikanan yang memanfaatkan bagian tulang sebagai bahan baku utama. Kerupuk tulang ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) produksi Ibu Emy merupakan salah satu produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pokmas Bandeng yang digemari oleh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya di Kota Tanjungpinang. Tujuan dari skripsi ini yaitu menganalisis pengaruh perbedaan waktu perebusan tepung tulang ikan tenggiri dan menentukan tingkat penerimaan konsumen terdahap kerupuk tulang ikan tenggiri dengan uji organoleptik dan uji proksimat. Metode yang digunakan secara deskriptif dengan 2 kali ulangan (duplikasi) untuk memperoleh data yang konsisten. Parameter yang di uji yaitu perbedaan waktu (6 jam, 12 jam, dan 18 jam) dengan perlakuan F1, F2, & F3 terhadap tepung tulang ikan tenggiri, uji organoleptik, dan dilanjutkan dengan uji proksimat. Analisis penelitian ini terdiri dari 2 pengujian yaitu analisis pengaruh perbedaan waktu (6 jam, 12 jam, dan 18 jam) terhadap tepung tulang ikan tenggiri (Scomberomorus commerson) dengan perlakuan F1, F2, & F3, uji organoleptik dan dilanjutkan dengan uji proksimat. Kadar air (4,06%) dan kadar abu (5,70%) berada dalam ambang batas yang ditetapkan, mendukung daya simpan dan kandungan mineral produk. Kadar protein yang tinggi (9,17%) menjadi nilai gizi unggulan, meskipun melampaui standar, dan kadar karbohidrat (59,16%) masih sesuai batas aman, kadar lemak total melebihi ambang batas yaitu (21,92%). Proses perebusan tulang ikan selama 18 jam berperan besar dalam menurunkan kadar air, meningkatkan protein dan mineral, serta memengaruhi struktur fisik kerupuk. Kemudian untuk mengetahui tingkat kesukaan produk kerupuk tulang ikan tenggiri dilakukan uji organoleptik, dan menghitung kadar proksimat. Analisis data yang akan digunakan yaitu secara deskriptif dengan 2 kali ulangan (duplikasi) untuk memperoleh data yang konsisten terdiri dari 3 sampel yaitu F1, F2 dan F3. Hasil pengujian hedonik menunjukkan bahwa pada perlakuan F3 lebih banyak diminati oleh panelis. Uji Organoleptik F3, Warna (2,51), Aroma (2,49), Rasa (2,71), dan Tekstur (2,70). Hasil Uji Proksimat F3 kadar air (4,06%), kadar abu (5,70%), protein (9,17%), lemak (21,92%) dan karbohidrat (59,16%).
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Teknologi Hasil Perikanan | |||||||||
| Depositing User: | user THP | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 04:19 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2025 04:19 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10291 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
