MERINASILVI, MERINASILVI and Poti, Jamhur and Safitri, Dian Prima (2025) TATA KELOLA PONDOK PESANTREN DALAM PENCEGAHAN TERJADINYA PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP SANTRI. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Merinasilvi_2105020023_IAN_Cover.pdf - Published Version Download (651kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Merinasilvi_2105020023_IAN_Abstrak.pdf - Published Version Download (145kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Merinasilvi_2105020023_IAN_Bab 1.pdf - Published Version Download (245kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Merinasilvi_2105020023_IAN_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (Fulltext)
Merinasilvi_2105020023_IAN_Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kasus pelecehan seksual terhadap anak dan perempuan adalah isu penting yang membutuhkan fokus utama dan serius dari berbagai macam pihak. Fenomena masalah pelecehan dan kekerasan seksual masih kerap diibaratkan gunung es, dimana kasusnya tidak terungkap karena korban yang enggan untuk mengungkapkan, memilih tidak melaporkan, dan tidak mengadukan ke pihak terkait, dan kadangkala juga sering ditutup-tutupi dengan berbagai jenis/macam alasan. Namun, di tengah tantangan ini ada beberapa pondok pesantren telah berhasil membangun sistem tata kelola yang sangat baik dalam pencegahan pelecehan seksual dan menjadi contoh positif dalam menciptakan lingkungan yang aman. Tata kelola pada pondok pesantren dalam menangani pencegahan pelecehan seksual pada santri sangat penting untuk kita pahami, karena dari struktur & kewajiban tanggunggjawabnya jika dipenuhi dengan baik dalam pencegahannya maka sebagai orangtua akan merasa aman jika anaknya berada di dalam lingkup pondok pesantren. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami dan menambah wawasan tata kelola pondok pesantren (organisasi) dalam pencegahan terjadinya pelecehan seksual terhadap santri. Pada penelitian ini digunakannya penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren IA telah mengembangkan struktur tata kelola yang kompleks untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual yaitu berupa pembentukan struktur organisasi khusus (satyas) untuk penanganan kasus. Dalam konteks ini, temuan penelitian menunjukkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan (orangtua, guru, dan kepala sekolah) dalam penanganan kasus, serta komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan orangtua santri. Keterlibatan pemangku kepentingan pada temuan penelitian terdapat 5 pemangku kepentingan yaitu pemimpin, bagian kesantrian, musrif/musrifah, orangtua, dan santri. Kata Kunci: Tata Kelola, Pencegahan Pelecehan Seksual, Pondok Pesantren, Santri
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Aug 2025 02:46 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Aug 2025 02:46 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
