AULIA, NOVALDI RIZQI and Hidayati, Jelita Rahma and Pratomo, Arief (2025) PERBANDINGAN KANDUNGAN KLOROFIL PADA LAMUN THALASSIA HEMPRICHII DAN ENHALUS ACOROIDES SEBAGAI BIOINDIKATOR PERAIRAN DI PULAU DOMPAK. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
NOVALDI_RIZQI_AULIA_180254241039_ILMU_KELAUTAN_COVER.pdf - Published Version Download (281kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
NOVALDI_RIZQI_AULIA_180254241039_Ilmu_Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (137kB) |
|
|
Text (BAB 1)
NOVALDI_RIZQI_AULIA_180254241039_Ilmu_Kelautan_Bab_1.pdf - Published Version Download (237kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
NOVALDI_RIZQI_AULIA_180254241039_Ilmu_Kelautan_Daftar_Pustaka.pdf - Published Version Download (146kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
NOVALDI_RIZQI_AULIA_180254241039_Ilmu_Kelautan_Full_Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Lamun merupakan tumbuhan berbunga yang beradaptasi penuh di perairan laut dangkal dan berperan penting dalam menjaga ekosistem pesisir. Salah satu indikator fisiologis utama untuk menilai kesehatan lamun adalah kandungan klorofil, karena pigmen ini berperan langsung dalam proses fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kandungan klorofil-a, klorofil-b, serta rasio klorofil-a/b pada Thalassia hemprichii dan Enhalus acoroides di perairan Pulau Dompak, Provinsi Kepulauan Riau. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juni 2025 menggunakan metode survei dengan tiga ulangan per spesies pada lokasi yang sama. Parameter perairan yang diukur meliputi suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut (DO), dan kekeruhan. Analisis klorofil dilakukan dengan metode ekstraksi menggunakan aseton 90% dan pengukuran absorbansi spektrofotometer pada panjang gelombang 645 nm dan 664 nm. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas varians (Levene’s test), dan uji t dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter perairan berada pada kisaran yang mendukung pertumbuhan lamun. Enhalus acoroides memiliki kandungan klorofil-a lebih tinggi secara signifikan dibandingkan Thalassia hemprichii (p < 0.05), sedangkan klorofil-b tidak berbeda signifikan (p > 0.05). Rasio klorofil-a/b pada kedua spesies berada dalam kisaran normal lamun sehat, dengan nilai Enhalus acoroides yang relatif lebih stabil. Temuan ini menunjukkan bahwa Enhalus acoroides memiliki kapasitas fotosintesis dan kemampuan adaptasi yang lebih baik, sehingga berpotensi menjadi bioindikator yang efektif dalam pemantauan kualitas perairan pesisir.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 580. Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Botany |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 06:35 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2025 06:35 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10320 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
