KUSDIAHNINGRUM, LIDYA and Mario Putra, Suhana and Try, Febrianto (2025) PEMODELAN HIDRODINAMIKA 2 DIMENSI GELOMBANG LAUT PERAIRAN DESA BERAKIT KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
LIDYA _KUSDIAHNINGRUM_180254241008_Ilmu Kelautan - Cover.pdf - Published Version Download (468kB) |
|
|
Text (Abstrak)
LIDYA_KUSDIAHNINGRUM_180254241008_Ilmu Kelautan - Abstrak.pdf - Published Version Download (239kB) |
|
|
Text (BAB I)
LIDYA_KUSDIAHNINGRUM_180254241008_Ilmu Kelautan - BAB 1.pdf - Published Version Download (268kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
LIDYA_KUSDIAHNINGRUM_180254241008_Ilmu Kelautan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (Full Teks)
LIDYA_KUSDIAHNINGRUM_180254241008_Ilmu Kelautan - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Gelombang laut merupakan salah satu parameter penting dalam ilmu oseanografi yang memengaruhi dinamika wilayah pesisir, terutama dalam mendukung berbagai aktivitas manusia seperti perikanan, pariwisata, dan transportasi laut. Perairan Desa Berakit di Kabupaten Bintan merupakan wilayah pesisir yang memerlukan pemahaman mendalam mengenai karakteristik gelombang laut guna mendukung pengelolaan wilayah secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kondisi gelombang laut di perairan tersebut menggunakan pendekatan numerik dua dimensi dengan perangkat lunak MIKE 21.Metode yang digunakan adalah pemodelan hidrodinamika berbasis data lapangan dan data sekunder. Data primer dikumpulkan melalui pengukuran arah dan kecepatan angin selama enam hari menggunakan alat Wireless Weather Station. Sementara itu, data sekunder yang digunakan meliputi data batimetri dari BATNAS BIG, data pasang surut dari MIKE 21, serta data garis pantai dari shapefile Provinsi Kepulauan Riau. Pemodelan dilakukan dalam empat skenario musim berdasarkan arah angin dominan, yaitu musim angin utara, timur, selatan, dan barat.Hasil pemodelan menunjukkan bahwa tinggi gelombang di perairan Desa Berakit tergolong rendah sepanjang tahun, dengan tinggi maksimum 0,47 meter terjadi pada musim angin utara dan tinggi minimum 0,11 meter pada musim angin selatan. Validasi model dilakukan dengan membandingkan data hasil simulasi dengan data pengamatan menggunakan metode Root Mean Square Error (RMSE), yang menghasilkan nilai RMSE sebesar 0,40, menandakan tingkat akurasi model yang sangat baik. Kesimpulannya, pemodelan hidrodinamika dua dimensi dengan MIKE 21 efektif dalam menggambarkan karakteristik gelombang laut di perairan Berakit dan dapat dijadikan dasar perencanaan wilayah pesisir yang aman dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi potensi perubahan iklim serta peningkatan aktivitas pesisir.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Aug 2025 06:56 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Aug 2025 06:56 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10344 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
