TARIGAN, TAUHID MULANA and Baihaque, Muhd. Ridho and Raharja, Adyk Marga (2026) ANALISA PERBANDINGAN WAKTU DAN BIAYA PERSIAPAN LOADOUT LIFTING DAN SPMT MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF (TCTO). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Tauhid_Mulana_Tarigan_2001030016_Cover.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak)
Tauhid_Mulana_Tarigan_2001030016_Teknik Perkapalan-Abstrak.pdf - Published Version Download (251kB) |
|
|
Text (BAB I)
Tauhid_Mulana_Tarigan_2001030016_Teknik Perkapalan-BAB I.pdf - Published Version Download (293kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Tauhid_Mulana_Tarigan_2001030016_Daftar_pustaka.pdf Download (229kB) |
|
|
Text (Full Text)
Tauhid_Mulana_Tarigan_2001030016_full text .pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pelaksanaan load out pada proyek konstruksi lepas pantai memerlukan pemilihan metode yang efisien agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan biaya yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan durasi serta biaya pelaksanaan load out module menggunakan metode lifting dan Self Propelled Modular Transporter (SPMT) dengan pendekatan Time Cost Trade Off (TCTO). Analisis dilakukan melalui penyusunan jadwal kerja, identifikasi aktivitas kritis, serta penerapan crashing dengan penambahan tenaga kerja, peningkatan jam kerja, dan pelaksanaan pekerjaan secara paralel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan crashing mampu meningkatkan produktivitas harian dan memperpendek durasi pelaksanaan pada kedua metode. Metode loadout lifting mengalami percepatan durasi dari 26 hari menjadi 22 hari dengan total biaya akhir sebesar IDR 85.351.454,91. Sementara itu, metode loadout SPMT menunjukkan kinerja yang lebih baik dengan penurunan durasi dari 23 hari menjadi 19 hari dan total biaya akhir sebesar IDR 74.101.545,55. Perbandingan total biaya menunjukkan bahwa metode SPMT lebih efisien dengan selisih biaya sebesar IDR 11.249.909,36 atau sekitar 13,18% dibandingkan metode lifting. Selain itu, nilai crash cost metode SPMT yang lebih rendah, yaitu Rp1.909.091,00 dibandingkan Rp3.886.364,00 pada metode lifting, menunjukkan efisiensi biaya percepatan sebesar 50,9%. Dengan durasi pelaksanaan yang lebih singkat, total biaya yang lebih rendah, serta efisiensi biaya percepatan yang lebih tinggi, metode loadout SPMT dapat dinilai sebagai alternatif yang paling optimal dalam penerapan strategi Time Cost Trade Off (TCTO) pada pelaksanaan pekerjaan load out. Kata kunci: Load out, SPMT, Lifting, Time Cost Trade Off, Crashing, Efisiensi Waktu dan Biaya.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 620 - 629 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 623.82 Nautical Craft/Kapal laut | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan | |||||||||
| Depositing User: | user teknikperkapalan | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 06:18 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 06:18 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10487 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
