NOOR ZUFAYRI, FAIZ and Refly, Septia and Bavitra, Bavitra (2026) STUDI DISTRIBUSI SUHU PADA PANEL SURYA MONOKRISTALIN MENGGUNAKAN SENSOR DS18B20. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Faiz Noor Zufayri_2101010030_Teknik Elektro_Cover.pdf Download (886kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Faiz Noor Zufayri_2101010030_Teknik Elektro_Abstrak.pdf - Published Version Download (178kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Faiz Noor Zufayri_2101010030_Teknik Elektro_Bab 1.pdf - Published Version Download (179kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Faiz Noor Zufayri_2101010030_Teknik Elektro_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Faiz Noor Zufayri_2101010030_Teknik Elektro_Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Panel surya monokristalin bekerja dengan mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik, namun kinerjanya dipengaruhi oleh suhu permukaan panel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi suhu pada permukaan atas dan bawah panel surya monokristalin serta hubungan intensitas cahaya terhadap suhu dan parameter listrik panel. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan pengambilan data selama tujuh hari pada rentang waktu 08.00-16.00 WIB. Pengukuran suhu dilakukan menggunakan sensor DS18B20 yang ditempatkan pada permukaan atas dan bawah panel, pengukuran intensitas cahaya diukur menggunakan sensor BH1750 dan MAX44009 sedangkan tegangan, arus, dan daya diukur menggunakan sensor INA219 dengan sistem akuisisi data berbasis ESP32. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa suhu maksimum tertinggi mencapai 60,91°C pada hari pertama saat cuaca cerah, sedangkan suhu minimum terendah sebesar 24,12°C terjadi saat hujan. Secara umum, permukaan atas panel memiliki suhu yang lebih tinggi dibandingkan permukaan bawah, dengan nilai median suhu berada pada kisaran 35–37°C. Intensitas cahaya maksimum tertinggi tercatat sebesar 105.431,04 lux, dengan nilai rata-rata tertinggi sebesar 61.109,22 lux. Tegangan keluaran panel berada pada rentang 14,36–20,62 V, arus maksimum mencapai 311,90 mA, dan daya maksimum sebesar 6.432,00 mW. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan suhu permukaan panel cenderung diikuti oleh penurunan tegangan keluaran, yang mencerminkan karaktreistik termal sel surya. Analisis korelasi menunjukkan bahwa intensitas cahaya memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap suhu permukaan panel, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,843 pada permukaan atas dan 0,840 pada permukaan bawah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan intensitas cahaya menyebabkan kenaikan suhu panel dan memengaruhi kinerja listrik panel surya monokristalin.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 620 - 629 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 628 Environmental Protection Engineering/Teknik Perlindungan Lingkungan, Teknik Lingkungan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Elektro | |||||||||
| Depositing User: | user Teknik Elektro | |||||||||
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 03:16 | |||||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 03:16 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
