AYU, PUSPA (2026) KANDUNGAN MIKROPLASTIK PADA LAMUN ENHALUS ACOROIDES DI PERAIRAN PULAU DOMPAK DAN PULAU LOS KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
PUSPA AYU_190254241005_ILMU KELAUTAN-COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
PUSPA AYU_190254241005_ILMU KELAUTAN-ABSTRAK.pdf - Published Version Download (29kB) |
|
|
Text (BAB 1)
PUSPA AYU_190254241005_ILMU KELAUTAN-BAB 1.pdf - Published Version Download (154kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
PUSPA AYU_190254241005_ILMU KELAUTAN-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (161kB) |
|
|
Text (FULLTEKS)
PUSPA AYU_190254241005_ILMU KELAUTAN-FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Sampah plastik merupakan limbah padat yang berasal dari berbagai sumber, baik itu dari aktivitas industri, rumah tangga, maupun kegiatan sehari-hari masyarakat pesisir. Sampah plastik yang dibuang secara sembarangan tanpa melalui proses pengolahan yang tepat akan terakumulasi dalam ekosistem perairan dan menyebabkan lingkungan perairan mengalami degradasi, baik dari segi jumlah produksi biota laut maupun dari sisi kesehatan lingkungan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan, jenis, dan warna mikroplastik yang terakumulasi pada lamun Enhalus acoroides di perairan Pulau Dompak dan Pulau Los, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga transek di setiap lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling, dengan pemisahan bagian organ tanaman lamun menjadi akar, batang, dan daun. Identifikasi mikroplastik dilakukan melalui proses pemurnian sampel, kemudian diamati secara mikroskopis, dan diklasifikasikan berdasarkan bentuk serta warna partikel mikroplastik yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian akar lamun memiliki tingkat kelimpahan mikroplastik tertinggi di kedua lokasi, dengan nilai tertinggi ditemukan di Pulau Los pada transek 1 sebesar 4,36 partikel per gram berat kering sampel. Jenis mikroplastik yang ditemukan terdiri dari fragmen, fiber, dan film, dengan dominasi fiber pada sebagian besar bagian tubuh lamun. Analisis warna mengungkapkan bahwa mikroplastik di Pulau Los didominasi warna hitam, sedangkan di Pulau Dompak didominasi warna transparan. Perbedaan ini diduga dipengaruhi oleh perbedaan sumber pencemar, intensitas aktivitas manusia, serta karakteristik lingkungan sekitar. Temuan ini menegaskan pentingnya lamun sebagai bioindikator pencemaran mikroplastik di ekosistem pesisir dan perlunya pengelolaan limbah plastik secara berkelanjutan. Kata kunci : Ekosistem lamun, Enhalus acoroides, jenis, kelimpahan, mikroplastik, warna.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 363.73 Pollution/Masalah Pencemaran Lingkungan, Polusi 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 501. Ilmu Pengetahuan Alam 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 540 Kimia 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 620 - 629 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 623.89 Navigation/Navigasi Kelautan, Navigasi Laut |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 07:13 | |||||||||
| Last Modified: | 27 Jan 2026 07:13 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10507 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
