YANTORO, ERI and Prayetno, Eko and Yunianto, Anton Hekso (2026) ANALISIS PERBANDINGAN HAMBATAN ANTARA PENAMBAHAN INTERCEPTOR DAN TANPA INTERCEPTOR MELALUI METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC PADA KAPAL WINDFLEX-27. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ERIYANTORO_2101030040_Teknik Perkapalan_Cover.pdf - Published Version Download (402kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ERIYANTORO_2101030040_Teknik Perkapalan_Abstrak.pdf - Published Version Download (343kB) |
|
|
Text (Bab 1)
ERIYANTORO_2101030040_Teknik Perkapalan_Bab 1.pdf - Published Version Download (247kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ERIYANTORO_2101030040_Teknik Perkapalan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (348kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ERIYANTORO_2101030040_Teknik Perkapalan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Hambatan kapal merupakan faktor penting yang mempengaruhi performa dan efisiensi operasional kapal, sehingga diperlukan upaya pengendalian melalui modifikasi buritan, salah satunya dengan penambahan interceptor. Interceptor merupakan pelat datar vertikal yang dipasang di bagian bawah buritan kapal untuk memodifikasi distribusi tekanan aliran sehingga mempengaruhi karakteristik hambatan dan gaya angkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konfigurasi interceptor terhadap performa hidrodinamika kapal Windflax-27 menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi dilakukan pada tiga variasi kecepatan, yaitu 26 knot, 28 knot, dan 30 knot (Fn 0,856 hingga 0,987) dengan tiga konfigurasi, yaitu tanpa interceptor, interceptor 50%, dan interceptor 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan interceptor memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan hambatan total kapal pada seluruh variasi kecepatan yang dianalisis. Pada bilangan Fn 0,856, hambatan menurun dari 119,731 kN menjadi 115,532 kN atau mengalami reduksi sebesar 3,51%. Selanjutnya, pada bilangan Fn 0,921 hambatan berkurang dari 152,821 kN menjadi 150,034 kN dengan persentase penurunan sebesar 1,82%. Pada bilangan Fn 0,987, hambatan menurun secara signifikan dari 180,350 kN menjadi 164,512 kN pada konfigurasi interceptor 50% dengan reduksi sebesar 8,78%, serta mencapai nilai terendah sebesar 159,419 kN pada konfigurasi interceptor 100% dengan persentase penurunan maksimum sebesar 11,61%. Selain mempengaruhi hambatan, pemasangan interceptor juga terbukti meningkatkan gaya angkat hidrodinamik kapal pada seluruh variasi kecepatan. Pada bilangan Fn 0,987, gaya angkat mencapai 983,471 kN pada konfigurasi interceptor 50% dan meningkat lebih lanjut menjadi 998,856 kN pada konfigurasi interceptor 100%. Secara keseluruhan, konfigurasi interceptor 100% menunjukkan kinerja paling unggul dalam meningkatkan performa hidrodinamika kapal, ditinjau dari kemampuan reduksi hambatan terbesar sekaligus peningkatan gaya angkat. Kata kunci: Hambatan, Gaya Angkat, Interceptor, CFD
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 620 - 629 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan | |||||||||
| Depositing User: | user teknikperkapalan | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 04:42 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 04:42 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10518 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
