Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

PERENCANAAN TATA LETAK FASILITAS DENGAN MEMPERTIMBANGKAN RISIKO KESELAMATAN KERJA STUDI KASUS DI CV.NELAYAN MANDIRI MENGGUNAKAN METODE SLP DAN HIRA

SYUHADA, AURA SHUFI and Nusyirwan, Deny and Raharja, Adyk Marga (2026) PERENCANAAN TATA LETAK FASILITAS DENGAN MEMPERTIMBANGKAN RISIKO KESELAMATAN KERJA STUDI KASUS DI CV.NELAYAN MANDIRI MENGGUNAKAN METODE SLP DAN HIRA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
Aura shufi syuhada_2101030034_Teknik Perkapalan_Cover.pdf - Published Version

Download (762kB)
[img] Text (Abstrak)
Aura shufi syuhada_2101030034_Teknik Perkapalan_Abstrak.pdf - Published Version

Download (255kB)
[img] Text (BAB 1)
Aura shufi syuhada_2101030034_Teknik Perkapalan_BAB 1.pdf - Published Version

Download (425kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Aura shufi syuhada_2101030034_Teknik Perkapalan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (262kB)
[img] Text (Fill Text)
Aura shufi syuhada_2101030034_Teknik Perkapalan_Full Text.doc.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

AURA SHUFI SYUHADA. Perencanaan Tata Letak Fasilitas dengan Mempertimbangkan Risiko Keselamatan Kerja di Galangan Kapal CV. Nelayan Mandiri Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Dibimbing oleh DENY NUSYIRWAN dan ADYK MARGA RAHARJA Penelitian ini bertujuan merancang tata letak fasilitas galangan kapal CV. Nelayan Mandiri yang lebih efisien dan aman dengan mengintegrasikan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Tata letak eksisting dianalisis melalui pemetaan fasilitas dan alur kerja produksi kapal fiber, kemudian dilakukan penilaian risiko berdasarkan aktivitas kerja dan kedekatan 35 pasangan fasilitas, dengan hasil bahwa sekitar 23% pasangan berada pada kategori risiko Extreme. Berdasarkan metode SLP disusun tiga alternatif tata letak, yaitu layout 1 dengan 20 fasilitas dan 188 pasangan, layout 2 dengan 21 fasilitas dan 210 pasangan, serta layout 3 dengan 22 fasilitas dan 231 pasangan, yang menata ulang urutan proses utama agar lebih linear serta memisahkan zona berbahaya dari area hunian dan fasilitas umum. Penilaian HIRA menunjukkan bahwa pada layout 1 proporsi pasangan kategori Extreme turun menjadi sekitar 5%, pada layout 2 pasangan Extreme terkonsentrasi sekitar 20% dari kombinasi berisiko tinggi, sedangkan pada layout 3 sekitar 8% pasangan Extreme terfokus pada aliran proses kritis yang kemudian dikendalikan melalui rekayasa teknik dan prosedur kerja aman, sehingga layout 3 dipilih sebagai tata letak usulan terbaik karena paling mampu menggabungkan kelancaran aliran kerja produksi dan penurunan risiko keselamatan kerja melalui pendekatan perancangan tata letak yang berorientasi pada keselamatan

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDNusyirwan, DenyNIP. 197803162024211006
UNSPECIFIEDRaharja, Adyk MargaNIP. 199308192024061001
Subjects: 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 620 - 629 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: user teknikperkapalan
Date Deposited: 26 Jan 2026 06:39
Last Modified: 26 Jan 2026 06:39
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10520

Actions (login required)

View Item View Item