AIN, NURUL and Agustina, Pradipta and Satria, Benni (2026) SPEAKING ANXIETY AND COPING STRATEGIES AMONG 8TH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 7 TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
NURUL AIN_2203050010_Pendidikan Bahasa Inggris_Cover.pdf - Published Version Download (650kB) |
|
|
Text (Abstrak)
NURUL AIN_2203050010_Pendidikan Bahasa Inggris_Abstrak.pdf - Published Version Download (142kB) |
|
|
Text (Bab I)
NURUL AIN_2203050010_Pendidikan Bahasa Inggris_Bab I.pdf - Published Version Download (148kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
NURUL AIN_2203050010_Pendidikan Bahasa Inggris_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (142kB) |
|
|
Text (Full Teks)
NURUL AIN_2203050010_Pendidikan Bahasa Inggris_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menyelidiki gejala kecemasan berbicara dalam bahasa Inggris (ForeignLanguage Speaking Anxiety/FLSA) serta strategi coping yang digunakan oleh siswa kelasVIII di SMP Negeri 7 Tanjungpinang dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka.Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melaluiobservasi kelas, wawancara mendalam dengan enam siswa yang dipilih secara purposif(mewakili tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah), serta wawancara dengan guruBahasa Inggris. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai gejala kecemasan yangdapat dikategorikan ke dalam tiga aspek: (1) fisik (seperti gemetar, berkeringat, dan tegangotot), (2) kognitif (seperti takut terhadap evaluasi negatif dan mengalami mental block), serta(3) perilaku (seperti menghindari dan mengurangi partisipasi dalam kegiatan berbicara).Untuk mengatasi kecemasan tersebut, siswa menggunakan kombinasi strategi coping.Strategi problem-focused meliputi persiapan materi, latihan, dan meminta bantuan,sedangkan strategi emotion-focused mencakup teknik relaksasi (seperti pernapasan dalam),self-encouragement, dan mencari dukungan dari teman sebaya. Perspektif gurumengonfirmasi temuan tersebut dan menegaskan pentingnya peran guru dalam menciptakanlingkungan kelas yang suportif untuk meminimalisasi kecemasan siswa.Disimpulkan bahwa meskipun siswa mengalami kecemasan berbicara yang cukupsignifikan, mereka telah mengembangkan berbagai strategi untuk mengelolanya. Implikasidari penelitian ini menunjukkan pentingnya peran guru dalam mengajarkan strategi copingsecara eksplisit serta merancang tugas berbicara secara bertahap untuk mendukungkeberhasilan siswa dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Kata Kunci: Kecemasan Berbicara Bahasa Asing, Strategi Coping, Siswa SMP, Kurikulum Merdeka.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 400. Bahasa > 420. Bahasa Inggris | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris | |||||||||
| Depositing User: | user bahasa2 | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 03:22 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Feb 2026 03:22 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10582 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
