Khairani, Putri and Viruly, Lily and Jumsurizal, Jumsurizal (2026) FORTIFIKASI TEPUNG CANGKANG SIPUT GONGGONG (Laevistrombus turturella) DALAM PEMBUATAN BISKUIT BERKALSIUM TINGGI. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Putri_Khairani_2102040025_Teknologi Hasil Perikanan - Cover.pdf - Published Version Download (602kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Putri_Khairani_2102040025_Teknologi Hasil Perikanan - Abstrak.pdf - Published Version Download (402kB) |
|
|
Text (BAB I)
Putri_Khairani_2102040025_Teknologi Hasil Perikanan - Bab I.pdf - Published Version Download (413kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Putri_Khairani_2102040025_Teknologi Hasil Perikanan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (418kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Putri_Khairani_2102040025_Teknologi Hasil Perikanan - Full teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
PUTRI KHAIRANI, Fortifikasi Tepung Cangkang Siput Gonggong (Laevistrombus turturella) dalam Pembuatan Biskuit Berkalsium Tinggi. Dibimbing oleh LILY VIRULY dan JUMSURIZAL. Siput gonggong merupakan biota laut khas Kepulauan Riau yang dikenal sebagai ikon daerah, namun pemanfaatannya masih terfokus pada bagian daging sehingga cangkangnya berpotensi menjadi limbah. Cangkang siput gonggong dapat diolah menjadi tepung untuk fortifikasi biskuit sebagai sumber kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan suhu optimum pembuatan tepung cangkang siput gonggong (L. turturella) serta mengetahui karakteristik kimia, tingkat penerimaan dan kontribusi kalsium biskuit terhadap Angka Kecukupan Gizi (AKG). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu 500℃ menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 32,09% dan ditetapkan sebagai suhu terbaik dengan kandungan logam berat timbal (Pb) dan merkuri (Hg) pada tepung cangkang siput gonggong tidak terdeteksi. Biskuit dengan penambahan 4 g tepung cangkang siput gonggong mengandung kadar kalsium sebesar 0,93% dengan nilai proksimat meliputi kadar abu 3,78%, kadar air 2,32%, kadar lemak 29,49%. Kadar protein 7,59% dan karbohidrat 56,83%. Uji hedonik menunjukkan biskuit dapat diterima oleh panelis dengan tingkat kesukaan terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur. Kandungan kalsium biskuit sebesar 0,92% atau 922,77 mg/100g setara dengan 46,14 mg per 5 g biskuit dan memberikan kontribusi sebesar 4,61% terhadap AKG kalsium kelompok usia dewasa. Kata Kunci: biskuit, cangkang siput, gonggong, kalsium
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.4 Culture of Mollusk/Peternakan Moluska | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Teknologi Hasil Perikanan | |||||||||
| Depositing User: | user THP | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 02:12 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Feb 2026 02:12 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10720 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
