MASLIAWATI, MASLIAWATI and ASEP, MA'MUN and TRY, FEBRIANTO (2026) MASLIAWATI. POLA MIGRASI DIURNAL ZOOPLANKTON TERHADAP FAKTOR LINGKUNGAN DI PERAIRAN MANTANG, KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MASLIAWATI_2002010019_ILMU_KELAUTAN-Cover.pdf - Published Version Download (661kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MASLIAWATI_2002010019_ILMU_KELAUTAN-Abstrak.pdf - Published Version Download (404kB) |
|
|
Text (BAB 1)
MASLIAWATI_2002010019_ILMU_KELAUTAN-BAB 1.pdf - Published Version Download (803kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MASLIAWATI_2002010019_ILMU_KELAUTAN-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (898kB) |
|
|
Text (Full teks)
MASLIAWATI_2002010019_ILMU_KELAUTAN-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Desa Mantang Besar adalah sebuah desa yang terletak di wilayah Kecamatan Mantang Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Desa Mantang Besar ini mempunyai peluang besar pada sektor perikanan. Sebagian besar penduduk desa ini mengandalkan mata pencaharian mereka pada bidang perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan dan pola migrasi vertikal harian zooplankton dan menganalisis hubungan keberadaan zooplankton secara diurnal terhadap faktor lingkungan. Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) adalah instrumen yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi dan dapat mendeteksi berbagai objek di dalam air, tidak hanya arus serta partikel yang bergerak di dalam kolom perairan Data echo intensity diekstrak menggunakan perangkat lunak WinADCP, kemudian dikonversi menjadi nilai Mean Volume Backscattering Strength (MVBS) dengan bantuan Matlab. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2024 - Desember 2025 selama tujuh hari dengan empat periode pengamatan harian, yaitu pagi, siang, sore, dan malam. Pola migrasi vertikal zooplankton terdeteksi dari nilai MVBS pada kedalaman 7–9 m yang berkisar antara -80 hingga -100 dB. Estimasi kelimpahan zooplankton berdasarkan MVBS menunjukkan nilai tertinggi pada hari ke-7 pada periode pagi, yaitu 20.872 ind/L, dan nilai terendah pada hari ke-6 pada periode siang, yaitu 7.397 ind/L. Hasil analisis laboratorium memperlihatkan dominasi zooplankton dari kelas Copepoda dengan 12 spesies teridentifikasi. Uji Mean Relative Error (MRE) menunjukkan selisih sebesar 87% antara data akustik dan data laboratorium. Analisis regresi antara MVBS dan kelimpahan menunjukkan korelasi yang lemah (10,6%) dan tidak signifikan selama periode pengamatan. Parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan, dan arus berada pada kisaran optimal bagi zooplankton. Hasil uji regresi linier berganda mengindikasikan bahwa distribusi kelimpahan zooplankton dipengaruhi oleh pH dan tingkat kecerahan perairan. Kata kunci: ADCP, MVBS, Parameter Lingkungan, Perairan Mantang, Zooplankton
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 501. Ilmu Pengetahuan Alam | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 06:36 | |||||||||
| Last Modified: | 02 Feb 2026 06:36 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10737 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
