HASNAH, ALIYAH NUR and Nugraha, Aditya Hikmat and Apriadi, Tri (2026) STRUKTUR KOMUNITAS EPIFIT PADA LAMUN ENHALUS ACOROIDES DI PERAIRAN PULAU MAPUR KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ALIYAH NUR HASNAH_2202010014_ILMU KELAUTAN-COVER.pdf - Published Version Download (815kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ALIYAH NUR HASNAH_2202010014_ILMU KELAUTAN-ABSTRAK.pdf - Published Version Download (549kB) |
|
|
Text (BAB I)
ALIYAH NUR HASNAH_2202010014_ILMU KELAUTAN-BAB I.pdf - Published Version Download (648kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ALIYAH NUR HASNAH_2202010014_ILMU KELAUTAN-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (763kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ALIYAH NUR HASNAH_2202010014_ILMU KELAUTAN-FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Lamun Enhalus acoroides memiliki struktur morfologi yang besar sehingga menjadi substrat ideal bagi penempelan epifit. Namun, akumulasi epifit yang berlebihan dapat menghambat fotosintesis serta mengganggu pertumbuhan lamun tersebut. Di sisi lain, komunitas epifit ini memberikan kontribusi positif sebagai sumber nutrisi bagi berbagai biota laut. Tujuan penelitian ini untuk menentukan struktur komunitas epifit pada lamun Enhalus acoroides dan menganalisis keterkaitan kelimpahan epifit dengan parameter perairan. Penelitian dilakukan di Pulau Mapur pada bulan Juli 2025 dan pengolahan data dari bulan September hingga Desember 2025 penelitian dilakukan di 3 stasiun, stasiun 1 memiliki kondisi lingkungan yang dekat dengan masukan limbah masyarakat dan ekosistem mangrove, stasiun 2 jauh dari aktivitas manusia dan dekat dengan pantai sedangkan stasiun 3 dibatasi dengan ekosistem mangrove dan terumbu karang. Pengambilan data tutupan epifit menggunakan transek kuadrat 50x50 cm2 dan pengambilan sampel epifit pada daun lamun dengan metode pengerikan. Tutupan epifit tertinggi ditemukan pada stasiun 1 sebesar tertinggi 31,97%, sedangkan tutupan dengan persentase terendah ditemukan pada stasiun 3 yaitu sebesar 25,52%. Kelimpahan epifit paling banyak ditemukan di stasiun 1 dengan nilai 432,40 ind/cm2, dan kelimpahan epifit terendah di stasiun 2 yaitu, 209,82 ind/cm2. Keanekaragaman dari ketiga stasiun berkisar dari 1,96 - 2,19 , keseragaman epifit pada lamun Enhalus acoroides berkisar 0,625 - 0,709 termasuk kategori sedang, dan nilai indeks dominansi berkisar yaitu 0,152 - 0,220 yang menunjukkan bahwa tidak ada spesies yang mendominansi. Indeks kesamaan dari ketiga stasiun tersebut menunjukkan adanya kesamaan antara stasiun 1 dan 3. Berdasarkan analisis PCA, fosfat, dan suhu memiliki keterkaitan dengan kelimpahan epifit pada lamun Enhalus acoroides. Kata kunci: Enhalus acoroides, Epifit, Parameter Perairan, Perairan Bintan
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 07:10 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Apr 2026 07:10 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10762 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
