HAREFA, YUSUF LAURENTSIUS and Kurniawan, Hendra and Efranda, Nolan (2026) ANALISIS DAN IMPLEMENTASI INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS) PADA SISTEM MONITORING KAMERA BERBASIS IOT. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
YUSUF LAURENTSIUS HAREFA_180155201051_Teknik Elektro dan Informatika - Cover.pdf - Published Version Download (738kB) |
|
|
Text (Abstrak)
YUSUF LAURENTSIUS HAREFA_180155201051_Teknik Elektro dan Informatika - Abstrak.pdf - Published Version Download (72kB) |
|
|
Text (BAB I)
YUSUF LAURENTSIUS HAREFA_180155201051_Teknik Elektro dan Informatika - BAB I.pdf - Published Version Download (93kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
YUSUF LAURENTSIUS HAREFA_180155201051_Teknik Elektro dan Informatika - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (139kB) |
|
|
Text (Full Teks)
YUSUF LAURENTSIUS HAREFA_180155201051_Teknik Elektro dan Informatika - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Keamanan pada ekosistem Internet of Things (IoT) menjadi tantangan krusial seiring dengan meningkatnya ancaman serangan siber yang dapat mengganggu fungsionalitas perangkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis performa Snort sebagai Intrusion Detection System (IDS) pada Virtual Private Server (VPS) untuk memantau trafik dari perangkat NodeMCU ESP32-CAM. Metodologi yang digunakan adalah simulasi serangan Distributed Denial of Service (DDoS) meliputi TCP SYN Flood, UDP Flood, dan ICMP Flood guna mengevaluasi kemampuan deteksi serta dampaknya terhadap transmisi data gambar secara real-time melalui notifikasi bot Telegram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Snort IDS berhasil mendeteksi seluruh aktivitas serangan dengan tingkat akurasi 100% berdasarkan log alert yang dihasilkan. Namun, pengujian performa mengindikasikan adanya penurunan kualitas layanan (Quality of Service) yang signifikan saat terjadi serangan. Rata-rata waktu transmisi gambar meningkat dari 5,66 detik pada kondisi normal menjadi 9,11 detik saat terjadi serangan UDP Flood. Secara keseluruhan, serangan DDoS menyebabkan kenaikan latensi dalam rentang 21,91% hingga 60,95%. Meskipun terjadi peningkatan latensi, sistem menunjukkan ketangguhan (resilience) yang baik karena integritas data tetap terjaga tanpa adanya packet loss. Integrasi IDS dengan Telegram efektif memberikan peringatan dini bagi administrator untuk meningkatkan respons keamanan pada jaringan IoT.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum > 000. Ilmu Umum dan Komputer > 004.65.Jaringan Komunikasi Komputer | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Informatika | |||||||||
| Depositing User: | user Teknik Informatika | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 04:39 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Feb 2026 04:39 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10765 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
