FARAZLIASTI, GITA and Muhammad Fajar, Hidayat and Lia, Nuraini (2026) IMPLEMENTASI PERMENDAG RI NOMOR 25 TAHUN 2019 TENTANG PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN TERHADAP PENGADAAN, PEREDARAN, DAN PENJUALAN MINUMAN BERALKOHOL DALAM PENEMPATAN PRODUK MINUMAN BERALKOHOL DI TEMPAT KHUSUS. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
GITA FARAZLIASTI_2105040061_Ilmu Hukum - Cover.pdf - Published Version Download (884kB) |
|
|
Text (Abstrak)
GITA FARAZLIASTI_2105040061_Ilmu Hukum - Abstrak.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (BAB I)
GITA FARAZLIASTI_2105040061_Ilmu Hukum - BAB I.pdf - Published Version Download (513kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
GITA FARAZLIASTI_2105040061_Ilmu Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (320kB) |
|
|
Text (Full Teks)
GITA FARAZLIASTI_2105040061_Ilmu Hukum - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 Tahun 2019, khususnya mengenai ketentuan penempatan produk minuman beralkohol di supermarket, serta mengidentifikasi upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen terkait pelanggaran ketentuan tersebut di Kota Tanjungpinang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pihak Dinas Perdagangan, dan manajemen supermarket, serta studi dokumen. Lokasi penelitian meliputi 8 supermarket yang memiliki izin edar minuman beralkohol di Kota Tanjungpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PERMENDAG No. 25 Tahun 2019 di Kota Tanjungpinang secara umum telah berjalan efektif , di mana 7 dari 8 supermarket telah memisahkan dan menempatkan produk minuman beralkohol pada tempat khusus sesuai Pasal 16. Namun, efektivitas ini terhambat oleh komponen Budaya Hukum yang rendah pada satu supermarket yang berulang kali menempatkan minuman beralkohol berdekatan dengan produk sensitif seperti susu bayi, melanggar prinsip perlindungan konsumen. Upaya hukum serta edukasi bagi konsumen dapat ditempuh melalui pengaduan ke DISPERINDAG, konsumen perlu mendapat edukasi mengenai hak hak mereka dan mekanisme pengaduan jika merasa dirugikan oleh penempatan produk minuman beralkohol yang tidak sesuai aturan. Implementasi regulasi ini tergolong efektif pada aspek kepatuhan mayoritas, namun penegakan hukum masih lemah karena adanya satu supermarket yang persisten melanggar. Disarankan agar Dinas Perdagangan Kota Tanjungpinang segera menerapkan sanksi administratif yang tegas, termasuk pencabutan izin, untuk menjamin efek jera dan kepastian hukum.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 342.02 Basic Instrument of Government/Undang-undang Dasar |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 01:42 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Feb 2026 01:42 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10814 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
