SIAGIAN, FELENTINA and Asep, Ma'mun and Indah, Kartika (2026) DISTRIBUSI IKAN DEMERSAL BERDASARKAN PENGUKURAN AKUSTIK SECARA IN SITU DI PERAIRAN DESA PENGUDANG KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
FELENTINA_SIAGIAN_2102010034_ILMU_KELAUTAN-Cover.pdf - Published Version Download (825kB) |
|
|
Text (Abstrak)
FELENTINA_SIAGIAN_2102010034_ILMU_KELAUTAN-Abstrak.pdf - Published Version Download (200kB) |
|
|
Text (Bab 1)
FELENTINA_SIAGIAN_2102010034_ILMU_KELAUTAN-Bab 1.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (Daftar pustaka)
FELENTINA_SIAGIAN_2102010034_ILMU_KELAUTAN-Daftar pustaka.pdf - Published Version Download (285kB) |
|
|
Text (Full Teks)
FELENTINA_SIAGIAN_2102010034_ILMU_KELAUTAN-Full Teks.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Distribusi dan kepadatan ikan di suatu perairan sangat dipengaruhi oleh kondisi oseanografi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi densitas ikan serta menganalisis pengaruh parameter oseanografi terhadap distribusi densitas ikan demersal di perairan Desa Pengudang. Survei akustik dilakukan pada tanggal 2 Juni 2025 menggunakan teknologi hidroakustik berupa single beam echosounder Simrad EK-15. Metode hidroakustik dipilih karena mampu memberikan gambaran distribusi spasial ikan secara efisien dan berkesinambungan. Pengukuran parameter oseanografi meliputi suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut (DO) yang diukur menggunakan berbagai instrumen oseanografi standar lapangan. Data parameter lingkungan tersebut dikumpulkan secara bersamaan dengan perekaman akustik untuk memastikan keterkaitan kondisi perairan dengan keberadaan ikan. Analisis komponen utama (Principal Component Analysis/PCA) digunakan untuk menilai pola korelasi antara parameter oseanografi dan kepadatan ikan demersal secara multivariat. Hasil survei hidroakustik menunjukkan bahwa sebaran nilai Target Strenght (TS) ikan demersal berkisar antara –56,47 hingga –37,24 dB dengan estimasi panjang tubuh ikan antara 4 hingga 30 cm. Rentang ukuran tersebut menunjukkan dominasi ikan berukuran kecil hingga sedang di lokasi penelitian. Analisis parameter oseanografi menunjukkan bahwa salinitas dan pH memberikan pengaruh signifikan terhadap kepadatan ikan demersal. Salinitas berperan penting dalam proses osmoregulasi ikan, sedangkan pH memiliki pengaruh spesifik terhadap habitat bentik dan proses biokimia dasar perairan, mengingat ikan demersal hidup di dasar perairan dan merupakan bagian dari ekosistem bentik. Parameter oseanografi lainnya, seperti suhu dan oksigen terlarut, menunjukkan korelasi parsial terhadap kepadatan ikan demersal di lokasi penelitian. Untuk meningkatkan akurasi interpretasi data hidroakustik dan keakuratan identifikasi spesies, penelitian selanjutnya disarankan untuk dilengkapi dengan penangkapan ikan secara langsung yang dilakukan bersamaan dengan proses sounding. Kata kunci: Ikan Demersal, Hidroakustik, Distribusi Ikan, Desa Pengudang, Oseanografi
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.2 Commercial Fishing/Penangkapan Ikan untuk Tujuan Komersial | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 06:23 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Feb 2026 06:23 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10886 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
