DANDI, SRI and Muzwardi, Ady and Wahyudi, Herry (2026) PERAN BP3MI KEPULAUAN RIAU DALAM PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN MELALUI PENDEKATAN HUMANITARIAN DIPLOMASI (STUDI KASUS TANJUNGPINANG). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Sri Dandi-2105050002-Ilmu Hubungan Internasional-Cover.pdf - Published Version Download (439kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Sri Dandi-2105050002-Ilmu Hubungan Internasional-Abstrak.pdf - Published Version Download (241kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Sri Dandi-2105050002-Ilmu Hubungan Internasional-Bab 1.pdf - Published Version Download (226kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Sri Dandi-2105050002-Ilmu Hubungan Internasional-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (225kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Sri Dandi-2105050002-Ilmu Hubungan Internasional-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Peran Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau dalam memberikan perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural di wilayah perbatasan Tanjungpinang, menggunakan perspektif Diplomasi Kemanusiaan (Humanitarian Diplomacy). Studi ini berfokus pada Kepulauan Riau karena posisinya yang strategis sebagai jalur rawan pengiriman ilegal dan titik pemulangan (deportasi) PMI yang tinggi. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menyimpulkan bahwa BP3MI berfungsi sebagai aktor "Diplomasi kecil" (small diplomacy) di tingkat operasional, mengintegrasikan tugas kelembagaan dengan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan. Peran BP3MI terbagi dua: Preventif, yang merupakan bentuk preventive diplomacy, dilakukan melalui sosialisasi untuk meningkatkan literasi hukum dan kesadaran prosedural, bertujuan menghasilkan efek penularan informasi (multiplayer effect) guna menekan migrasi ilegal. BP3MI juga melakukan pemeriksaan awal kasus penempatan ilegal sebelum menyerahkannya ke kepolisian karena keterbatasan kewenangan penyidikan. Kuratif, berfokus pada penanganan PMI deportasi, di mana BP3MI mengedepankan sisi humanis dengan memprioritaskan layanan cepat dan empatik (fasilitas penampungan, konsumsi, dan pemulangan gratis) kepada kelompok rentan (sakit, hamil, lansia), menegaskan perlindungan martabat manusia tanpa memandang status hukum PMI. Penelitian ini menegaskan BP3MI sebagai jembatan penting antara kebijakan negara dan realitas penderitaan PMI non-prosedural di lapangan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 07:07 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Feb 2026 07:07 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10934 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
