SUGIYANTI, SEKAR and Endri, Endri and Irwandi, Syahputra (2026) EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEREDARAN NARKOTIKA GOLONGAN I (STUDI SATRESNARKOBA POLRESTA TANJUNGPINANG). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
SEKAR SUGIYANTI_ 2105040030 _Ilmu Hukum - Cover.pdf - Published Version Download (565kB) |
|
|
Text (Abstrak)
SEKAR SUGIYANTI_ 2105040030 _Ilmu Hukum - Abstrak.pdf - Published Version Download (292kB) |
|
|
Text (BAB I)
SEKAR SUGIYANTI_ 2105040030 _Ilmu Hukum - BAB I.pdf - Published Version Download (303kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
SEKAR SUGIYANTI_ 2105040030 _Ilmu Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (313kB) |
|
|
Text (Full Teks)
SEKAR SUGIYANTI_ 2105040030 _Ilmu Hukum - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Peredaran narkotika golongan I merupakan ancaman serius bagi stabilitas sosial dan kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Kota Tanjungpinang yang memiliki posisi strategis sebagai jalur peredaran narkotika internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum terhadap peredaran narkotika golongan I yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polresta Tanjungpinang periode 2021-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancar dengan Kepala Unit Satresnarkoba dan Penjaga Tahanan BNNK Tanjungpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum belum sepenuhnya maksimal karena menghadapi berbagai kendala struktural dan operasional. Kendala utama meliputi ketidakkooperatifan tersangka dalam memberikan keterangan, keterbatasan laboratorium forensik yang berada di Pekanbaru sehingga memperlambat proses pemeriksaan barang bukti, jaringan pelaku yang tersebar lintas wilayah hingga Jawa dan Malaysia, serta minimnya akses teknologi investigasi modern seperti pemeriksaan data digital, registrasi NIK, dan data perbankan. Meskipun demikian, Satresnarkoba telah menunjukkan peningkatan mutu pengungkapan kasus dengan keberhasilan mengamankan barang bukti signifikan mencapai 12.076,15 gram sabu pada tahun 2025, yang menunjukkan pergeseran strategi dari pendekatan berbasis jumlah perkara menuju pendekatan berbasis dampak substansial. Peran BNN Kota Tanjungpinang dalam fungsi pemberantasan masih terbatas akibat keterbatasan anggaran dan kelembagaan yang belum terbentuk utuh, sehingga seluruh fungsi penindakan dilimpahkan ke BNN Provinsi. Namun demikian, BNN Kota tetap aktif dalam fungsi pencegahan dan rehabilitasi melalui program sosialisasi yang menyasar berbagai jenjang pendidikan serta pelaksanaan asesmen terpadu. Koordinasi antara Satresnarkoba dan BNN dilakukan melalui mekanisme penyerahan tersangka pengguna untuk menjalani asesmen dan rehabilitasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sarana prasarana investigasi, pembentukan kelembagaan BNN Kota yang utuh dengan anggaran memadai, dan peningkatan koordinasi lintas instansi termasuk dengan Lembaga Pemasyarakatan untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum narkotika golongan I.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum 300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362.293 Narcotics Problems/Permasalahan Narkotik, Narkoba, Narkotika dan Obat-obat Terlarang |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 03:21 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Feb 2026 03:21 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10957 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
