MAR'ATUSSHOLIKHAH, KAMALA and Nuraini, Lia and Arjuna, Hendra (2026) TANGGUNG JAWAB HUKUM NOTARIS PEMEGANG PROTOKOL TERHADAP HILANG ATAU RUSAKNYA MINUTA AKTA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Kamala Mar'atussholikhah_2105040067_Ilmu Hukum - Cover.pdf - Published Version Download (671kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Kamala Mar'atussholikhah_2105040067_Ilmu Hukum - Abstrak.pdf - Published Version Download (288kB) |
|
|
Text (BAB 1)
Kamala Mar'atussholikhah_2105040067_Ilmu Hukum - BAB 1.pdf - Published Version Download (336kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Kamala Mar'atussholikhah_2105040067_Ilmu Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (232kB) |
|
|
Text (Fullteks)
Kamala Mar'atussholikhah_2105040067_Ilmu Hukum - Fullteks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Notaris sebagai pejabat umum memiliki kewenangan untuk menyusun akta autentik sekaligus kewajiban menjaga minuta akta sebagai bagian dari protokol notaris yang berstatus sebagai arsip negara. Permasalahan timbul ketika minuta akta yang telah diserahkan kepada Notaris Pemegang Protokol mengalami kehilangan atau kerusakan, sementara Undang-Undang Jabatan Notaris belum memberikan pengaturan yang jelas mengenai batasan tanggung jawab Notaris Pemegang Protokol dalam situasi tersebut. Kondisi kekosongan norma ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum serta berdampak merugikan bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap akta dimaksud. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab hukum Notaris Pemegang Protokol atas hilang atau rusaknya minuta akta, serta mengidentifikasi upaya hukum yang dapat ditempuh oleh para pihak yang dirugikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundangundangan dan pendekatan konseptual. Analisis penelitian didasarkan pada teori pertanggungjawaban hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab Notaris Pemegang Protokol pada prinsipnya terbatas pada kewajiban penyimpanan dan pemeliharaan protokol notaris, sedangkan tanggung jawab atas isi dan keabsahan akta tetap berada pada Notaris yang membuat akta tersebut. Akan tetapi, apabila kehilangan atau kerusakan minuta akta terjadi akibat kelalaian Notaris Pemegang Protokol, maka yang bersangkutan dapat dimintai pertanggungjawaban secara administratif maupun perdata sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun upaya hukum yang dapat ditempuh oleh para pihak meliputi pengaduan kepada Majelis Pengawas Notaris, pembuatan berita acara kehilangan, serta pengajuan permohonan penetapan ke pengadilan guna memperoleh kepastian hukum.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 06:59 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Feb 2026 06:59 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11014 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
