MUSTARI, OZY and Siti, Arieta and Teguh Setiandika, Igiasi (2026) TRANSFORMASI KULIT POHON SAGU: INSIATIF PEMUDA DALAM MENGURANGI LIMBAH SAGU AKIBAT INDUSTRI. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
OZY MUSTARI_2105030055_Sosiologi - Cover.pdf - Published Version Download (671kB) |
|
|
Text (Abstrak)
OZY MUSTARI_2105030055_Sosiologi - Abstrak.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (BAB I)
OZY MUSTARI_2105030055_Sosiologi - BAB I.pdf - Published Version Download (308kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
OZY MUSTARI_2105030055_Sosiologi - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (321kB) |
|
|
Text (Full Teks)
OZY MUSTARI_2105030055_Sosiologi - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Provinsi Kepulauan Riau merupakan daerah maritim yang kaya akan sumber daya alam, di mana pemanfaatan sumber daya alam oleh masyarakatnya tidak selalu identik dengan sektor lautnya. Masyarakatnya juga memanfaatkan sektor agraris sebagai sumber kehidupan mereka. Desa Panggak Laut merupakan desa yang aktif dalam memproduksi olahan sagu rumahan. Banyaknya industri ini tentu akan menghasilkan lebih banyak limbah. Hal ini menumbuhkan rumusan masalah penelitian ini untuk melihat bagaimana inisiatif pemuda Desa Panggak Laut dalam upaya mengurangi limbah kulit pohon sagu serta melihat inisiatif mereka dalam melakukan transformasi pada limbah kulit sagu sebagai upaya mengurangi limbah kulit sagu akibat industri. Peneliti menggunakan metode kualitatif, yaitu dengan menggunakan teknik gabungan simultan antara hasil wawancara dan observasi lapangan. Data yang didapatkan di analisis menggunakan konsep tindakan sosial Max Weber. Hasilnya transformasi limbah kulit sagu menjadi briket di Desa Panggak Laut merupakan manifestasi nyata dari inisiatif pemuda yang berangkat dari dorongan afektif terhadap persoalan lingkungan, kemudian berkembang menjadi tindakan rasional instrumental yang berorientasi pada efisiensi ekonomi dan keberlanjutan ekologis. Transformasi ini juga merefleksikan orientasi nilai dan tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap jati diri serta warisan budaya masyarakat setempat. Inisiatif ini juga sebagai revitalisasi tradisi lokal yang menekankan larangan membuang sesuatu yang masih bermanfaat, yang kemudian dikontekstualisasikan dalam bentuk inovasi briket bernilai ekonomis. Dengan demikian, pengolahan limbah kulit sagu menjadi briket menjadi salah satu solusi berkelanjutan atas tingginya volume limbah akibat aktivitas industri. Melalui perspektif tindakan sosial Max Weber, transformasi ini merefleksikan tindakan multidimensional yang memadukan dorongan emosional, rasionalitas tujuan, kesadaran lingkungan, dan kesetiaan terhadap nilai-nilai tradisional, sehingga mampu menjawab tantangan ekologis tanpa memutus akar budaya serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390 Customs of People/Adat Istiadat dan Kebiasaan Masyarakat Berdasarkan Status Ekonomi dan Kelas Sosial 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 670 - 679 Manufacturing (Pabrik-pabrik, Manufaktur) 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 680 - 689 Manufacture of Products for Specific Uses (Produksi untuk Keperluan Khusus) |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 08:17 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Feb 2026 08:17 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11071 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
