MAHDALENA, MARIA and Setiandika Teguh, Igiasi and Wahyuni, Sri (2026) PERAN KELUARGA DALAM PILIHAN PENGOBATAN PENYAKIT REMATIK “NON MEDIS” DI KAMPUNG BARU, TANJUNGPINANG BARAT. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Maria Mahdalena Br Sitio_2205030018_Sosiologi_Cover.pdf - Published Version Download (737kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Maria Mahdalena Br Sitio_2205030018_Sosiologi_Abstrak.pdf - Published Version Download (344kB) |
|
|
Text (BAB I)
Maria Mahdalena Br Sitio_2205030018_Sosiologi_BAB I.pdf - Published Version Download (331kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Maria Mahdalena Br Sitio_2205030018_Sosiologi_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Maria Mahdalena Br Sitio_2205030018_Sosiologi_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji fenomena pilihan pengobatan non-medis untuk penyakit rematik di Kelurahan Kampung Baru, Tanjungpinang Barat. Meskipun akses fasilitas kesehatan formal memadai, masyarakat perkotaan ini tetap mengutamakan pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran keluarga sebagai sistem kognitif dan emosional dalam pengambilan keputusan pengobatan rematik. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam informan (tiga keluarga penderita dan tiga aktor pengobatan non-medis). Analisis data mengacu pada Teori Sistem Keluarga Murray Bowen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berfungsi sebagai pengambil keputusan utama melalui hierarki tradisional senioritas. Pengetahuan mengenai jamu, urut, dan ritual spiritual diwariskan secara lintas generasi. Dalam menghadapi penyakit kronis, musyawarah keluarga dilakukan untuk mengelola kecemasan kolektif dan menjaga keseimbangan emosional (homeostasis). Pengobatan non-medis dipilih karena empat faktor: (1) meredakan kecemasan keluarga terhadap prognosis penyakit, (2) menekan biaya pengobatan medis jangka panjang, (3) melestarikan nilai budaya lokal, dan (4) menjadi alternatif saat pengobatan medis dinilai belum memuaskan. Keluarga menerapkan strategi pluralisme pengobatan secara fleksible. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pilihan pengobatan penyakit kronis bukan sekadar keputusan individu, melainkan hasil negosiasi dan adaptasi sistem keluarga pada masyarakat urban multietnis. Kata Kunci: Peran Keluarga, Pengobatan Non-Medis, Penyakit Rematik.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362 Social Welfare, Problems and Services/Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:37 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:37 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11219 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
