NAUFAL ALAFIF, MUHAMMAD and Winny Retna, Melani and Tri, Apriadi (2026) STATUS MUTU PERAIRAN BERDASARKAN INDEKS PENCEMARAN (IP) DI PERAIRAN TANJUNG UBAN KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MUHAMMAD_NAUFAL_ALAFIF_2202020046_Manajemen Sumberdaya Perairan-Cover.pdf - Published Version Download (628kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MUHAMMAD_NAUFAL_ALAFIF_2202020046_Manajemen Sumberdaya Perairan-Abstrak.pdf - Published Version Download (129kB) |
|
|
Text (BAB 1)
MUHAMMAD_NAUFAL_ALAFIF_2202020046_Manajemen Sumberdaya Perairan-BAB 1.pdf - Published Version Download (219kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MUHAMMAD_NAUFAL_ALAFIF_2202020046_Manajemen Sumberdaya Perairan-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MUHAMMAD_NAUFAL_ALAFIF_2202020046_Manajemen Sumberdaya Perairan-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tanjung Uban merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan. Wilayah pesisir ini dicirikan oleh kepadatan permukiman penduduk serta tingginya aktivitas lalu lintas kapal, yang berpotensi menimbulkan pencemaran dan penurunan kualitas perairan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kualitas perairan serta menentukan nilai indeks pencemaran di perairan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan. Selain itu, penelitian ini untuk mengetahui besar kontribusi hubungan parameter kualitas air terhadap pembentukan komponen utama menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 dengan menggunakan metode systematic random sampling penentuan titik sampling secara acak sebanyak 15 titik. Pengambilan sampel dilakukan pada dua kondisi, yaitu saat pasang dan surut, dengan bantuan perangkat lunak Quantum GIS untuk penyebaran titik secara acak di perairan Tanjung Uban. Pengukuran parameter fisika, kimia, dan biologi dilakukan secara in situ dan ex situ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter suhu, kekeruhan, pH, DO, kecerahan, TSS, BOD, dan coliform masih berada dalam batas baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran VIII untuk peruntukan biota laut. Nilai indeks pencemaran pada kondisi pasang sebesar 1,155 dan pada kondisi surut sebesar 1,080, yang keduanya termasuk dalam kategori tercemar ringan. Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa terdapat beberapa parameter air seperti kekeruhan, suhu, kecerahan, TSS, kecepatan arus, DO, pH, BOD, coliform yang berperan dominan dalam memengaruhi variasi kualitas air dan nilai indeks pencemaran di perairan Tanjung Uban. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan guna mencegah peningkatan pencemaran. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengelolaan sampah yang efektif, penyediaan fasilitas sanitasi yang memadai, pengolahan limbah rumah tangga yang tepat, serta peningkatan kesadaran masyarakat melalui edukasi lingkungan. Selain itu, diperlukan pula dukungan penelitian lanjutan, pengembangan teknologi, serta kerja sama dengan organisasi non-pemerintah dalam pelaksanaan program restorasi lingkungan pesisir. Secara keseluruhan, kondisi perairan Tanjung Uban berdasarkan nilai indeks pencemaran tergolong dalam kategori tercemar ringan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum 300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 363.73 Pollution/Masalah Pencemaran Lingkungan, Polusi |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 07:57 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2026 07:57 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11244 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
