Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

DISTRIBUSI SPASIAL DAN ASPEK SOSIO-EKOLOGIS DUGONG (DUGONG DUGON) DI PERAIRAN PESISIR PULAU BINTAN, KEPULAUAN RIAU

ALFRED LAUDDIN TAMPUBOLON, JOSHUA and Zulfikar, Andi and Melani, Winny Retna (2026) DISTRIBUSI SPASIAL DAN ASPEK SOSIO-EKOLOGIS DUGONG (DUGONG DUGON) DI PERAIRAN PESISIR PULAU BINTAN, KEPULAUAN RIAU. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
JOSHUA ALFRED LAUDDIN TAMPUBOLON_2202020007_Manajemen Sumberdaya Perairan - Cover.pdf - Published Version

Download (614kB)
[img] Text (Abstrak)
JOSHUA ALFRED LAUDDIN TAMPUBOLON_2202020007_Manajemen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (BAB I)
JOSHUA ALFRED LAUDDIN TAMPUBOLON_2202020007_Manajemen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version

Download (417kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
JOSHUA ALFRED LAUDDIN TAMPUBOLON_2202020007_Manajemen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (293kB)
[img] Text (Full text)
JOSHUA ALFRED LAUDDIN TAMPUBOLON_2202020007_Manajemen Sumberdaya Perairan - Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Pulau Bintan merupakan salah satu pulau terbesar di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki ekosistem padang lamun, kondisi ini menjadikan padang lamun merupakan sumber pakan utama bagi Dugong. Keberadaan Dugong sangat dipengaruhi oleh kondisi ekologis serta aspek sosial berupa aktivitas masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran distribusi spasial Dugong, aspek sosial dan ekologi terhadap habitat serta kondisi perairan yang mendukung keberdaan Dugong dan faktor penting dalam hubungan ekologi dan keberadaan Dugong. Penelitian dilakukan pada bulan Januari hingga April 2026 di perairan pesisir Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Metode yang digunakan adalah survei dan wawancara terhadap 100 responden yang dipilih secara teknik snowball sampling. Alat yang digunakan meliputi GPS, Water Quality Tester, Secchi disk, Current Meter, Kuesioner UNEP-CMS. Sedangkan bahan yang digunakan berupa Citra satelit sentinel-2A yang diperoleh dari Google Earth Engine (GEE). Analisis data spasial menggunakan aplikasi QGIS 3.44.7 dan kuesioner menggunakan Microsoft Excel, dan data ekologi menggunakan PCA. Hasil menunjukkan sebaran spasial Dugong menunjukkan 41 titik lokasi yang pernah terlihat kemunculan dan perjumpaan dengan Dugong di wilayah pesisir perairan Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Aspek sosial masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan ekologi lokal (Local Ecological Knowledge/LEK) yang baik mengenai Dugong serta memberikan dukungan terhadap upaya konservasi, meskipun pemahaman mengenai regulasi dan sanksi perlindungan masih perlu ditingkatkan. Sebaran lamun pada perairan pesisir Pulau Bintan ditemukan pada setiap wilayah Pengudang, Berakit, Penaga, Batu Licin serta wilayah Kelam Pagi, Dompak, tutupan lamun padat dengan luas 12.228,34 Ha, tutupan lamun sedang dengan luas 1.137,36 Ha, sedangkan tutupan jarang seluas 6.138,74 Ha. Kondisi kualitas fisika perairan di pesisir Pulau Bintan masih tergolong baik dan mendukung habitat Dugong (Dugong dugon). Hasil PCA menunjukkan lamun dan kedalaman perairan yang menjadi faktor utama keberadaan Dugong. Sedangkan suhu, salinitas, dan kecepatan arus berperan sebagai faktor pendukung terhadap keberadaan Dugong serta habitatnya.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDZulfikar, AndiNIP. 197305072024211002
UNSPECIFIEDMelani, Winny RetnaNIP. 197403042021212004
Subjects: 000_umum > 000. Ilmu Umum dan Komputer > 006.3 Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan
300. Ilmu Sosial > 302.2 Communication/Komunikasi
500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 580. Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Botany
500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 590. Animals (Ilmu Hewan-hewan, Ilmu Binatang-binatang)
600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Habitat Improvement/Peningkatan Habitat Hewan, Peningkatan Habitat Binatang
600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Population Control/Pengendalian Populasi Hewan, Pengendalian Populasi Binatang
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: user manajemenSP
Date Deposited: 30 Jul 2026 07:26
Last Modified: 30 Jul 2026 07:26
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11338

Actions (login required)

View Item View Item