AZZULFA, SYARIFAH and Nugraha, Aditya Hikmat and Fadhliyah, Idris (2026) RESPON FISIOLOGIS KERANG BULU (Anadara antiquata) TERHADAP PAPARAN MIKROPLASTIK. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
SYARIFAH AZZULFA_2102010046_Ilmu Kelautan_Cover.pdf Download (484kB) |
|
|
Text (Abstrak)
SYARIFAH AZZULFA_2102010046_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (290kB) |
|
|
Text (Bab I)
SYARIFAH AZZULFA_2102010046_Ilmu Kelautan_Bab I.pdf - Published Version Download (348kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
SYARIFAH AZZULFA_2102010046_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (452kB) |
|
|
Text (Full teks)
SYARIFAH AZZULFA_2102010046_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan akumulasi sampah plastik di perairan, terutama dalam bentuk mikroplastik menimbulkan risiko bagi organisme bentik, termasuk kerang bulu (Anadara antiquata). Kerang bulu sebagai filter feeder dan deposit feeder berpotensi mengakumulasi mikroplastik melalui konsumsi sedimen dan partikel tersuspensi di air yang dapat mempengaruhi respon fisiologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelimpahan mikroplastik pada kerang bulu yang diberikan paparan mikroplastik dan menganalisis pengaruh pemberian mikroplastik terhadap respon kerang bulu melalui laju konsumsi oksigen dan tingkat sintasan kerang bulu. Eksperimen dilakukan dengan tiga (3) perlakuan konsentrasi mikroplastik: Kontrol A (0 g/L), B (6,23 g/L), dan C (15,02 g/L), masing-masing dengan 10 individu dan 10 pengulangan selama 7 hari. Kelimpahan mikroplastik dianalisis pada sedimen dan jaringan kerang, sedangkan laju konsumsi oksigen dan tingkat sintasan digunakan untuk menilai respon fisiologis. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal–Wallis dengan α = 0,05. Hasil menunjukkan bahwa kelimpahan mikroplastik pada sedimen meningkat secara signifikan seiring konsentrasi perlakuan (0,48-0,74 partikel/gr, p < 0,05). Akumulasi mikroplastik pada kerang bulu meningkat seiring konsentrasi perlakuan (8,47-12,05 partikel/gr), namun perbedaan antar perlakuan tidak signifikan (p > 0,05). Laju konsumsi oksigen juga menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan (p < 0,05), dimana pola peningkatan dan penurunan terlihat pada perlakuan tinggi akibat kematian individu. Selanjutnya, tingkat sintasan menurun signifikan seiring dengan meningkatnya konsentrasi mikroplastik, dari 60% pada kontrol hingga 0% pada perlakuan tertinggi pada hari ke-7 (p < 0,05). Kesimpulannya, paparan mikroplastik terbukti meningkatkan akumulasi pada sedimen dan menurunkankelangsungan hidup kerang bulu, dan secara signifikan mempengaruhi laju konsumsi oksigen. Temuan ini menegaskan potensi efek toksik mikroplastik terhadap organisme bentik dan menyoroti perlunya pengelolaan limbah plastik untuk menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Kata kunci: Kerang Bulu, Laju Konsumsi Oksigen, Mikroplastik, Respon Fisiologis, Tingkat Sintasan
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 501. Ilmu Pengetahuan Alam 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 540 Kimia 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 07:09 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 07:09 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11366 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
