RIA, RINTA and Adiputra, Yudhanto Satyagraha and Sophia, Uly (2026) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS DI KOTA TANJUNGPINANG TAHUN 2024. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
RINTA_RIA_2205010118_Ilmu Pemerintahan-Cover.pdf - Published Version Download (734kB) |
|
|
Text (Abstrak)
RINTA_RIA_2205010118_Ilmu Pemerintahan-Abstrak.pdf - Published Version Download (324kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
RINTA_RIA_2205010118_Ilmu Pemerintahan-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (410kB) |
|
|
Text (BAB I)
RINTA_RIA_2205010118_Ilmu Pemerintahan-BAB I.pdf - Published Version Download (435kB) |
|
|
Text (Full Text)
RINTA_RIA_2205010118_Ilmu Pemerintahan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kasus HIV/AIDS di Kota Tanjungpinang masih menunjukkan dinamika yang memerlukan perhatian serius. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, pada periode 2022 hingga awal 2025 tercatat sebanyak 368 kasus HIV/AIDS dengan mayoritas penderita merupakan laki-laki. Meskipun berbagai upaya pencegahan telah dilaksanakan melalui skrining HIV, layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT), edukasi, dan pendampingan kelompok berisiko, penularan HIV masih terus terjadi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pencegahan HIV/AIDS tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan memerlukan kolaborasi antara pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan collaborative governance dalam pencegahan HIV/AIDS di Kota Tanjungpinang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Yayasan Kompak, PKBI Kepulauan Riau, serta kelompok dampingan. Penelitian ini menggunakan teori Collaborative Governance Ansell dan Gash yang terdiri atas lima indikator, yaitu starting conditions, facilitative leadership, institutional design, collaborative process, dan intermediate outcomes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan collaborative governance dalam pencegahan HIV/AIDS di Kota Tanjungpinang telah berjalan cukup baik. Kolaborasi terbentuk karena adanya kebutuhan bersama dalam menekan penyebaran HIV/AIDS meskipun masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Selain itu, koordinasi dan komunikasi antaraktor telah berjalan dengan baik, didukung oleh regulasi, pembagian peran yang jelas, serta proses kolaboratif yang ditandai dengan adanya kepercayaan, komitmen, dan pemahaman bersama. Kolaborasi tersebut juga memberikan hasil berupa meningkatnya akses layanan kesehatan, perluasan jangkauan edukasi, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini HIV. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan collaborative governance dalam pencegahan HIV/AIDS di Kota Tanjungpinang telah berjalan cukup baik, namun masih diperlukan penguatan sumber daya, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta pengurangan stigma terhadap ODHA agar pelaksanaan program pencegahan HIV/AIDS dapat berlangsung lebih optimal dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmupemerintahan | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 07:11 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Aug 2026 07:11 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11430 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
