MAULIA, ALIFA and Hikmat Nugraha, Aditya and Apriadi, Tri (2026) STATUS KESEHATAN EKOSISTEM LAMUN DI TAMAN WISATA PERAIRAN TIMUR PULAU BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ALIFA_MAULIA_2202010018_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (358kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ALIFA_MAULIA_2202010018_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (64kB) |
|
|
Text (Bab I)
ALIFA_MAULIA_2202010018_Ilmu Kelautan_Bab I.pdf - Published Version Download (48kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ALIFA_MAULIA_2202010018_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (97kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ALIFA_MAULIA_2202010018_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia memiliki keanekaragaman jenis lamun yang tinggi dengan ditemukan sebanyak 16 jenis yang tercatat hidup di perairan Indonesia. Salah satu perairan yang memiliki potensi ekosistem lamun berada di Timur Pulau Bintan, dengan prediksi luasan mencapai ± 2.500 ha yang mencakup seluruh stasiun penelitian. Pada perairan, ekosistem lamun berperan sebagai produsen primer dengan tingkat produktivitas tinggi, penyedia tempat asuhan, pemijahan, tempat mencari makan bagi biota laut, menstabilkan sedimen, serta penyerap karbon biru. Namun, tekanan dari aktivitas antropogenik, limbah, dan perubahan kualitas perairan berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan ekosistem lamun. Sehingga diperlukan evaluasi kondisi ekosistem lamun secara berkala untuk menjadi landasan dasar menentukan strategi pengelolaan yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan Indeks Kesehatan Ekosistem Lamun (IKEL) untuk menilai status kesehatan ekosistem lamun berdasarkan dari 5 variabel utama, yaitu kekayaan jenis lamun, tutupan lamun, tutupan makroalga, tutupan epifit dan kecerahan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan indeks kesehatan ekosistem lamun di Taman Wisata Perairan Timur Pulau Bintan pada sembilan stasiun. Pengambilan data menggunakan metode identifikasi jenis dan perhitungan tutupan secara visual pada kuadrat transek 50 x 50cm2 . Ditemukan sebanyak 9 jenis lamun, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Cymodocea serulata, Syringodium isoetifolium, Halophila ovalis, Halophila pinifolia, Halodule uninervis, dan Thalassodendron ciliatum. Nilai rata-rata tutupan lamun mencapai 35,15% termasuk dalam kategori “Sedang”. Nilai IKEL berkisar antara 0,46 hingga 0,83 yang menunjukkan kondisi kesehatan dari kategori “Miskin” hingga “Baik”. Kata kunci: Ekosistem Lamun, Indeks Kesehatan Ekosistem Lamun (IKEL), Taman Wisata Perairan Timur Pulau Bintan
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:49 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:49 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11599 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
