Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS PENGELOLAAN EKOSISTEM LAUT BERKELANJUTAN DENGAN KONSEP GREEN STATE DI PESISIR TIMUR BINTAN

Muhammad, Rizqi and Swastiwi, Anastasia Wiwik and Yahya, Glory Yolanda (2026) ANALISIS PENGELOLAAN EKOSISTEM LAUT BERKELANJUTAN DENGAN KONSEP GREEN STATE DI PESISIR TIMUR BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
RIZQI MUIHAMMAD_2205050025_Ilmu Hubungan Internasional_Cover.pdf - Published Version

Download (480kB)
[img] Text (Abstrak)
RIZQI MUIHAMMAD_2205050025_Ilmu Hubungan Internasional_Abstrak.pdf - Published Version

Download (609kB)
[img] Text (BAB I)
RIZQI MUIHAMMAD_2205050025_Ilmu Hubungan Internasional_BAB 1.pdf - Published Version

Download (118kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
RIZQI MUIHAMMAD_2205050025_Ilmu Hubungan Internasional_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (738kB)
[img] Text (Full Text)
RIZQI MUIHAMMAD_2205050025_Ilmu Hubungan Internasional_Full Text.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Pengelolaan ekosistem laut di pesisir timur Bintan menghadapi tekanan yang semakin meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengelolaan ekosistem laut berkelanjutan di wilayah timur Bintan, khususnya di Desa Teluk Bakau, telah dilaksanakan sesuai dengan konsep Green State yang dikembangkan oleh Robyn Eckersley. Penelitian ini menggunakan Green Theory sebagai kerangka analisis dengan pendekatan deskriptif analitis dan metode kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Konsep Green State digunakan sebagai alat analisis melalui tiga dimensi utama, yaitu dimensi kebijakan, implementasi, dan keseimbangan ekologi-ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ekosistem laut di pesisir timur Bintan secara umum dapat dikategorikan sebagai sebagian sesuai dengan konsep Green State. Negara telah menetapkan berbagai regulasi seperti penetapan Taman Wisata Perairan Timur Pulau Bintan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, namun terdapat kesenjangan signifikan antara kebijakan dan implementasinya, terutama dalam hal sosialisasi kebijakan kepada nelayan dan fragmentasi kewenangan antara provinsi dan desa. Program konservasi telah menunjukkan hasil positif, namun terkendala keterbatasan anggaran, koordinasi antar instansi yang belum optimal, serta pencemaran dari luar wilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi menuju Green State di tingkat lokal masih menghadapi hambatan struktural yang signifikan, sehingga diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan koordinasi antar instansi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penegakan hukum yang lebih konsisten.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDSwastiwi, Anastasia WiwikNIP. 196910121998022001
UNSPECIFIEDYahya, Glory YolandaNIP. 198911062022032009
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: user HI
Date Deposited: 06 Aug 2026 03:50
Last Modified: 06 Aug 2026 03:50
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11825

Actions (login required)

View Item View Item