CRISNA PRANDAKA, SAMUEL and Muzwardi, Ady and Putri, Rizqi Apriani (2019) ANALISIS KERJASAMA BILATERAL INDONESIA-SINGAPURA MELALUI JDA (JOINT DEVELOPMENT AGREEMENT) STUDI KASUS PLTS BATAM-SINGAPURA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
SAMUEL_CRISNA_2205050044_ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL_COVER.pdf_compressed.pdf Download (773kB) |
|
|
Text (Abstrak)
SAMUEL_CRISNA_2205050044_ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL_ABSTRAK_compressed_compressed.pdf Download (601kB) |
|
|
Text (BAB I)
SAMUEL_CRISNA_2205050044_ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL_BAB I.pdf - Published Version Download (793kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
SAMUEL_CRISNA_2205050044_ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (897kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
SAMUEL_CRISNA_2205050044_ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL_SKRIPSI FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran Joint Development Agreement (JDA) sebagai instrumen kerja sama Business to Business (B2B) sekaligus landasan hukum dan operasional dalam mendukung kerja sama energi terbarukan Indonesia-Singapura, dengan studi kasus proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Batam-Singapura. Kerja sama ini melibatkan Sembcorp Industries dan Bright PLN Batam dalam pengembangan PLTS berkapasitas sekitar satu Gigawatt peak yang dilengkapi sistem penyimpanan energi (battery energy storage system), tersebar di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun sebagai bagian dari kawasan Free Trade Zone (FTZ) Kepulauan Riau-Singapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, didukung kerangka teori Kompleksitas Interdependensi (Keohane dan Nye) dan Multi-track Diplomacy (Diamond dan McDonald), guna menganalisis interaksi aktor negara dan non-negara dalam kerja sama lintas batas ini. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemangku kepentingan terkait, kajian literatur, serta penelaahan dokumen resmi seperti kesepakatan bilateral, regulasi nasional, dan kerangka kerja sama ASEAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JDA berfungsi sebagai jembatan regulasi strategis yang menghubungkan kesepakatan tingkat Government to Government (G2G) dengan implementasi teknis-operasional di tingkat B2B, sekaligus memberikan kepastian hukum yang tidak dapat diakomodasi oleh Memorandum of Understanding semata. Dinamika kerja sama ini juga memperlihatkan bagaimana jalur diplomasi resmi dan non-resmi saling melengkapi dalam mendorong realisasi proyek. Selain itu, Badan Pengusahaan (BP) Batam berperan sebagai katalisator melalui kemudahan perizinan dan penyediaan lahan di kawasan FTZ, yang turut memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi energi hijau regional serta mendukung target transisi energi berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi > 332.6 Investment/Investasi | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 08:59 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:59 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
