RAGIL RIZKY SUCIPTO, MUHAMMAD and Kurniawan, Rika and Joei Koenawan, Chandra (2026) ESTIMASI KANDUNGAN KARBON PADA KARANG LIFEFORM BRANCHING (ACROPORA) DAN FOLIOSE (MONTIPORA) DI PERAIRAN KAMPUNG BARU KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MUHAMMAD_RAGIL_RIZKY_SUCIPTO_2202010039_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (828kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MUHAMMAD_RAGIL_RIZKY_SUCIPTO_2202010039_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (232kB) |
|
|
Text (BAB I)
MUHAMMAD_RAGIL_RIZKY_SUCIPTO_2202010039_Ilmu Kelautan_BAB I.pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MUHAMMAD_RAGIL_RIZKY_SUCIPTO_2202010039_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (481kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MUHAMMAD_RAGIL_RIZKY_SUCIPTO_2202010039_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi kandungan karbon organik dan anorganik pada lifeform karang branching genus Acropora dan foliose genus Montipora di Perairan Kampung Baru, Kabupaten Bintan. Penelitian dilakukan melalui pengamatan kondisi terumbu karang menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT), pengambilan sampel berdasarkan lifeform dan bobot sampel (10 g, 30 g, dan 50 g), serta analisis karbon di laboratorium menggunakan metode Loss on Ignition (LOI). Data dianalisis menggunakan Two-way ANOVA untuk mengetahui pengaruh lifeform, bobot sampel, dan interaksi keduanya terhadap kandungan karbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutupan karang hidup di Perairan Kampung Baru sebesar 36,07%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Kandungan karbon organik dan karbon anorganik pada kedua lifeform meningkat seiring bertambahnya bobot sampel. Nilai karbon anorganik tertinggi diperoleh pada Acropora sebesar 5,01 gC dan Montipora sebesar 4,85 gC, sedangkan karbon organik tertinggi masing-masing sebesar 1,41 gC dan 1,26 gC. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa bobot sampel berpengaruh signifikan terhadap kandungan karbon, sedangkan lifeform dan interaksi antara lifeform dengan bobot sampel tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan bobot sampel diikuti oleh peningkatan kandungan karbon organik maupun anorganik pada karang. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi informasi dasar mengenai potensi penyimpanan karbon pada terumbu karang di Perairan Kampung Baru sebagai salah satu upaya mendukung pengelolaan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 501. Ilmu Pengetahuan Alam 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 660 - 669 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan) |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 08:07 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 08:07 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11901 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
