AI'IN, NOOR and Yandri, Falmi and Arief, Pratomo (2026) KARAKTERISTIK POPULASI Canarium urceus PADA ZONA INTERTIDAL DI PERAIRAN DESA BERAKIT. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
NOOR AI'IN_2102010020_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (Abstrak)
NOOR AI'IN_2102010020_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (190kB) |
|
|
Text (BAB 1)
NOOR AI'IN_2102010020_Ilmu Kelautan_BAB 1.pdf - Published Version Download (134kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
NOOR AI'IN_2102010020_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Full Teks)
NOOR AI'IN_2102010020_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Zona intertidal merupakan wilayah peralihan antara darat dan laut yang dinamis dengan tingkat fluktuasi kondisi fisik dan kimia yang tinggi. Keanekaragaman hayati di zona ini, khususnya Gastropoda ekonomis penting seperti Canarium urceus, menghadapi tekanan antropogenik berupa aktivitas penangkapan intensif, aktivitas nelayan, dan potensi pencemaran domestik yang mengancam stabilitas populasinya. Penelitian ini bertujuan menghitung kepadatan, mengukur karakteristik morfometrik (struktur ukuran panjang), serta mengidentifikasi rasio jenis kelamin dan kondisi parameter lingkungan habitat di zona intertidal perairan Desa Berakit, Kabupaten Bintan. Penelitian lapangan dilaksanakan pada bulan Januari 2026 menggunakan metode purposive sampling yang dibagi ke dalam tiga stasiun pengamatan berdasarkan perbedaan karakteristik ekologis dan tingkat tekanan antropogenik. Pengambilan sampel biota dilakukan menggunakan metode transek kuadrat berukuran 1×1 m². Hasil penelitian menunjukkan nilai kepadatan tertinggi berada di Stasiun 1 (2,00 ind/m²), diikuti Stasiun 2 (1,88 ind/m²), dan terendah di Stasiun 3 (1,85 ind/m²). Struktur ukuran populasi didominasi oleh individu fase dewasa pada rentang kelas panjang 4,0–5,0 cm dengan proporsi mencapai 56,08%, tanpa ditemukan individu di bawah 2,5 cm. Rasio jenis kelamin total antara jantan dan betina menunjukkan ketidakseimbangan nyata sebesar 1:0,45, dengan dominasi mutlak individu jantan (75 jantan dan 34 betina). Kondisi parameter lingkungan perairan di seluruh lokasi masih berada dalam batas aman baku mutu yang mendukung kelangsungan hidup biota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketimpangan rasio jenis kelamin dan minimnya individu muda mengindikasikan adanya tekanan eksploitasi populasi. Hasil penelitian ini penting sebagai data acuan dasar ilmiah dalam merumuskan kebijakan pengelolaan gastropoda secara berkelanjutan di Desa Berakit.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 501. Ilmu Pengetahuan Alam 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 590. Animals (Ilmu Hewan-hewan, Ilmu Binatang-binatang) 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Population Control/Pengendalian Populasi Hewan, Pengendalian Populasi Binatang |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 04:32 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:32 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11909 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
