RAMBE, KHANSA NABILA ADHA and Zahid, Ahmad and Susiana, Susiana (2026) KEPADATAN DAN DISTRIBUSI SPASIAL TERIPANG BERUNOK, Paracaudina australis(Semper, 1868) DI PANTAI PELAWAN, KABUPATEN KARIMUN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
KHANSA NABILA ADHA RAMBE_2202020004_Manajamen Sumberdaya Perairan - Cover.pdf - Published Version Download (500kB) |
|
|
Text (Abstrak)
KHANSA NABILA ADHA RAMBE_2202020004_Manajamen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (195kB) |
|
|
Text (BAB I)
KHANSA NABILA ADHA RAMBE_2202020004_Manajamen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version Download (218kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
KHANSA NABILA ADHA RAMBE_2202020004_Manajamen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (262kB) |
|
|
Text (Full Teks)
KHANSA NABILA ADHA RAMBE_2202020004_Manajamen Sumberdaya Perairan - Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Teripang berunok (Paracaudina australis) merupakan salah satu biota perikanan yang ada di Kepulauan Riau, namun keberadaannya di Pantai Pelawan, Kabupaten Karimun, berpotensi mengalami tekanan akibat aktivitas penangkapan dan kegiatan antropogenik di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepadatan, pola distribusi spasial, serta hubungan kepadatan berunok dengan parameter lingkungan. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Maret 2026 di Pantai Pelawan, Kabupaten Karimun, menggunakan metode survei dengan teknik systematic random sampling pada 35 titik pengamatan. Data yang dikumpulkan meliputi berunok, jenis substrat, kandungan bahan organik sedimen, suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut (DO). Analisis data dilakukan dengan proses cluster menggunakan indeks canberra, One-Way ANOVA, Indeks Morisita, dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penelitian terbagi menjadi empat klaster berdasarkan karakteristik lingkungan, namun teripang berunok hanya ditemukan pada klaster 3 yang memiliki substrat pasir berlumpur dan kandungan bahan organik tertinggi. Kepadatan maksimum mencapai 2,1 ind/m² saat pasang dan 1,7 ind/m² saat surut. Hasil ANOVA menunjukkan adanya perbedaan kepadatan yang signifikan antar klaster (p<0,05). Nilai Indeks Morisita sebesar 0,5 pada kondisi pasang maupun surut menunjukkan pola distribusi mengelompok. Analisis PCA menunjukkan bahwa kepadatan berunok berkorelasi positif dengan pH, kandungan bahan organik, dan substrat, serta didukung oleh suhu dan DO, sedangkan salinitas menunjukkan kecenderungan hubungan negatif. Dengan demikian, keberadaan dan kepadatan teripang berunok di Pantai Pelawan sangat dipengaruhi oleh karakteristik habitat, terutama substrat halus dan kandungan bahan organik yang tinggi.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Habitat Improvement/Peningkatan Habitat Hewan, Peningkatan Habitat Binatang 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Population Control/Pengendalian Populasi Hewan, Pengendalian Populasi Binatang |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 06:39 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:39 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11914 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
