RAMADANI, FITRI and Pratomo, Arief and Kurniawan, Rika (2026) PERTUMBUHAN LAMUN THALASSIA HEMPRICHII: STUDI KASUS DI EKOSISTEM LAMUN PERAIRAN DESA PENGUDANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
FITRI_RAMADANI_2202010010_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (437kB) |
|
|
Text (Abstrak)
FITRI_RAMADANI_2202010010_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (164kB) |
|
|
Text (Bab I)
FITRI_RAMADANI_2202010010_Ilmu Kelautan_Bab I.pdf - Published Version Download (174kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
FITRI_RAMADANI_2202010010_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (176kB) |
|
|
Text (Full Teks)
FITRI_RAMADANI_2202010010_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju dan pola pertumbuhan daun lamun Thalassia hemprichii pada fase muda, sedang, dan tua, serta mengetahui parameter kualitas perairan selama pengamatan di Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan. Penelitian menggunakan metode leaf marking technique pada 10 sampel daun lamun yang diamati setiap tujuh hari. Parameter perairan yang diamati meliputi suhu, salinitas, pH, dissolved oxygen (DO), serta jenis substrat sebagai faktor pendukung pertumbuhan lamun. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal–Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi perairan masih mendukung pertumbuhan Thalassia hemprichii, dengan suhu berkisar 28,5–33,3°C, salinitas 31–32 ppt, pH 7,16–8,17, DO 7,4–8,6 mg/L, serta tipe substrat berupa pasir berkerikil. Laju pertumbuhan tertinggi diperoleh pada fase daun muda sebesar 0,54 cm/hari, diikuti fase daun sedang sebesar 0,29 cm/hari, sedangkan fase daun tua memiliki laju pertumbuhan terendah sebesar 0,058 cm/hari. Pola pertumbuhan menunjukkan bahwa rata-rata panjang daun meningkat pada seluruh fase selama periode pengamatan, dengan peningkatan tertinggi pada fase muda dan terendah pada fase tua. Nilai kelangsungan hidup seluruh sampel mencapai 100% pada setiap fase pengamatan. Hasil uji Kruskal–Wallis menunjukkan adanya perbedaan laju pertumbuhan yang signifikan antar fase daun (p = 0,001). Penelitian ini menunjukkan bahwa fase pertumbuhan daun berpengaruh terhadap laju dan pola pertumbuhan Thalassia hemprichii, sedangkan kondisi perairan selama penelitian masih berada pada kisaran yang mendukung pertumbuhan lamun. Kata kunci: Pertumbuhan, Desa Pengudang, Thalassia hemprichii.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 501. Ilmu Pengetahuan Alam | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 08:22 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:22 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11966 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
