YUWANSARI, YUWANSARI and Wahyudi, Herry and Akbar, Dhani (2026) STRATEGI PERCEPATAN GEOPARK NATUNA MENUJU UNESCO GLOBAL GEOPARK (UGGp) MELALUI SIKLUS HIDUP NORMA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
YUWANSARI_2205050002_Ilmu Hubungan Internasional_Cover.pdf - Published Version Download (425kB) |
|
|
Text (Abstrak)
YUWANSARI_2205050002_Ilmu Hubungan Internasional_Abstrak.pdf - Published Version Download (296kB) |
|
|
Text (Bab I)
YUWANSARI_2205050002_Ilmu Hubungan Internasional_Bab I.pdf - Published Version Download (302kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
YUWANSARI_2205050002_Ilmu Hubungan Internasional_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (275kB) |
|
|
Text (Full Teks)
YUWANSARI_2205050002_Ilmu Hubungan Internasional_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum diperolehnya pengakuan UNESCO Global Geopark (UGGp) oleh Geopark Natuna meskipun memiliki potensi geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya yang tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi kawasan dengan pemenuhan standar UNESCO, terutama pada aspek tata kelola, koordinasi pemangku kepentingan, partisipasi masyarakat, dan internalisasi nilai-nilai geopark. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi percepatan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark melalui Teori Siklus Hidup Norma (Norm Life Cycle). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi percepatan Geopark Natuna berlangsung melalui tiga tahapan Norm Life Cycle, yaitu norm emergence, norm cascade, dan norm internalization. Meskipun norma UNESCO mulai diadopsi melalui penguatan kelembagaan, kolaborasi antarpemangku kepentingan, dan pelibatan masyarakat, proses internalisasi masih menghadapi kendala berupa koordinasi yang belum optimal, partisipasi masyarakat yang belum merata, serta belum terintegrasinya nilai-nilai geopark dalam kebijakan pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kolaborasi multipihak, dan penguatan internalisasi norma untuk mempercepat pengakuan Geopark Natuna sebagai UNESCO Global Geopark. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penggunaan Teori Siklus Hidup Norma (Norm Life Cycle) sebagai kerangka analisis untuk menjelaskan proses pembentukan, penyebaran, dan internalisasi norma UNESCO dalam percepatan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 100. Filsafat dan Psikologi > 170-179. Etika dan Filsafat Moral > 172.4. International Relations Ethics/Etika Hubungan Internasional | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:27 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:27 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12037 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
