Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUANGAN BAYI OLEH ANAK DIBAWAH UMUR (STUDI KASUS PENETAPAN DIVERSI NOMOR 3/PEN.DIV/2025/PN. TBK)

PUTRI, DEA AYU and Efritadewi, Ayu and Intan, Dian Mustika (2026) ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PEMBUANGAN BAYI OLEH ANAK DIBAWAH UMUR (STUDI KASUS PENETAPAN DIVERSI NOMOR 3/PEN.DIV/2025/PN. TBK). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (COVER)
DEA AYU PUTRI_2205040131_Ilmu Hukum_Cover.pdf - Published Version

Download (404kB)
[img] Text (ABSTRAK)
DEA AYU PUTRI_2205040131_Ilmu Hukum_Abstrak.pdf - Published Version

Download (261kB)
[img] Text (BAB I)
DEA AYU PUTRI_2205040131_Ilmu Hukum_BAB I.pdf - Published Version

Download (395kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DEA AYU PUTRI_2205040131_Ilmu Hukum_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (492kB)
[img] Text (FULL TEKS)
Dea Ayu Putri_2205040131_Ilmu Hukum_Full Teks (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Tindak pidana pembuangan bayi yang dilakukan oleh anak di bawah umur merupakan permasalahan hukum yang dipengaruhi oleh faktor Psikologis, Sosial, Keluarga dan Ekomoni yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kriminologis dalam tindak pidana pembuangan bayi oleh anak, serta mengkaji pelaksanaan mekanisme diversi dalam Penetapan Diversi Nomor 3/Pen.Div/2025/PN.TBK berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kasus (case approach). Data primer dan sekunder diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pembuangan bayi oleh anak bukan merupakan wujud kehendak kriminal, melainkan konsekuensi dari kumpulan tekanan Psikologis, Sosial, Keluarga, dan Ekonomi yang dialami secara bertahap. Faktor utama yang memengaruhi pengambilan keputusan anak meliputi trauma menjadi korban kekerasan seksual, usia yang belum matang, minimnya dukungan keluarga, terhentinya pendidikan, serta keterbatasan ekonomi. Pelaksanaan diversi yang menghasilkan Penyerahan Anak Kembali kepada Orang Tua (AKOT) telah sesuai dengan prosedur undang-undang yang mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Namun, proses pengambilan keputusan dan pendampingan saat diversi belum berjalan optimal akibat lemahnya keterlibatan keluarga, tantangan geografis wilayah kepulauan, serta keterbatasan anggaran operasional. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran keluarga, penguatan sinergi antar instansi, perhatian dari pemerintah dan pendampingan psikososial yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDEfritadewi, AyuNIP.19890609 201903 2 015
UNSPECIFIEDIntan, Dian MustikaNIP.19990108 202406 2 001
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum
300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 345.08 Juvenile Courts/Pengadilan Anak dan Remaja
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: user ilmuhukum
Date Deposited: 12 Aug 2026 08:29
Last Modified: 12 Aug 2026 08:29
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12041

Actions (login required)

View Item View Item