GULO, JELITA TRI AMANDA and Susiana, Susiana and Zahid, Ahmad (2026) STRUKTUR KOMUNITAS TERIPANG (KELAS HOLOTHUROIDEA) DI PERAIRAN PANTAI SEMELUR, DESA BERAKIT, KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
JELITA TRI AMANDA GULO_2202020029_Manajemen Sumberdaya Perairan - Cover.pdf - Published Version Download (548kB) |
|
|
Text (Abstrak)
JELITA TRI AMANDA GULO_2202020029_Manajemen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (175kB) |
|
|
Text (BAB I)
JELITA TRI AMANDA GULO_2202020029_Manajemen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version Download (221kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
JELITA TRI AMANDA GULO_2202020029_Manajemen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (302kB) |
|
|
Text (Full Text)
JELITA TRI AMANDA GULO_2202020029_Manajemen Sumberdaya Perairan - Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pantai Semelur merupakan salah satu wilayah pesisir di Desa Berakit yang memiliki potensi sumber daya laut, salah satunya teripang. Teripang merupakan organisme bentik yang umumnya ditemukan pada ekosistem terumbu karang dan padang lamun serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Namun, keberadaannya rentan terhadap tekanan akibat aktivitas penangkapan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis teripang, menganalisis kepadatan dan struktur komunitas, serta mengkaji hubungan faktor lingkungan terhadap kepadatan dan struktur komunitas teripang di Pantai Semelur. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 hingga Januari 2026 menggunakan metode survei dengan teknik systematic random sampling pada 49 titik pengamatan. Data yang dikumpulkan meliputi jenis dan jumlah teripang, kualitas perairan, serta karakteristik substrat. Analisis data dilakukan menggunakan analisis Kluster dengan indeks Canberra, One-Way Analysis of Variance (ANOVA), dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan tiga jenis teripang, yaitu Holothuria atra, Holothuria leucospilota, dan Holothuria scabra. Berdasarkan karakteristik lingkungannya, lokasi penelitian terbagi menjadi tiga kluster. Kepadatan tertinggi ditemukan pada kluster 1 sebesar 1,04 ind/m², sedangkan kepadatan terendah terdapat pada kluster 3 sebesar 0,45 ind/m². Nilai indeks keanekaragaman berkisar 0,75–0,92, keseragaman 0,68–0,84, dan dominansi 0,44–0,53. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa tidak ditemukan perbedaan pada kepadatan per jenis, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Analisis PCA menunjukkan bahwa parameter lingkungan yang berpengaruh dominan terhadap indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, serta kepadatan Holothuria leucospilota dan Holothuria scabra yaitu suhu, oksigen terlarut, substrat pasir dan substrat kerikil.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Population Control/Pengendalian Populasi Hewan, Pengendalian Populasi Binatang | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:23 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:23 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12161 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
