RAMASAPUTRI, NOVA and Koenawan, Chandra Joei and Idris, Fadhliyah (2026) DISTRIBUSI KARBON ORGANIK SEDIMEN PADA ZONA INTERTIDAL DI WILAYAH TELUK RIAU. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
NOVA RAMASAPUTRI_ 2202010024_Ilmu Kelautan_ Cover .pdf Download (638kB) |
|
|
Text (Abstrak)
NOVA RAMASAPUTRI_2202010024_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (106kB) |
|
|
Text (BAB I)
NOVA RAMASAPUTRI_2202010024_Ilmu Kelautan_BAB I.pdf - Published Version Download (49kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
NOVA RAMASAPUTRI_2202010024_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (162kB) |
|
|
Text (Full Teks)
NOVA RAMASAPUTRI_2202010024_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Ekosistem pesisir berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim melalui kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon organik di dalam sedimen sebagai penyimpanan jangka panjang. Zona intertidal merupakan wilayah yang dipengaruhi oleh dinamika pasang surut sehingga proses sedimentasi, transportasi, dan akumulasi bahan organik berlangsung secara dinamis. Namun, informasi mengenai distribusi karbon organik sedimen berdasarkan kondisi pasang dan surut di wilayah Teluk Riau masih terbatas sehingga diperlukan penelitian untuk memahami pola distribusi dan akumulasi karbon organik sedimen pada zona intertidal. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi karbon organik sedimen berdasarkan kondisi pasang dan surut, membandingkan kandungan karbon organik sedimen antara titik pasang dan titik surut, serta menilai pengaruh kondisi pasang dan surut terhadap akumulasi karbon organik sedimen di wilayah Teluk Riau. Penelitian dilaksanakan pada April–Juni 2026 di sembilan stasiun pengamatan yang masing-masing terdiri atas titik pasang dan titik surut. Sampel sedimen permukaan diambil pada setiap titik penelitian, kemudian dianalisis menggunakan metode Loss on Ignition (LOI) untuk memperoleh kandungan bahan organik yang selanjutnya dikonversi menjadi kandungan karbon organik. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan kandungan karbon organik sedimen antara titik pasang dan titik surut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan karbon organik sedimen berkisar antara 4,97–12,85% dengan rata-rata 9,83%. Kandungan karbon organik tertinggi ditemukan pada stasiun yang berada di kawasan dengan kondisi perairan relatif terlindung dan memiliki masukan bahan organik yang tinggi, sedangkan kandungan terendah ditemukan pada stasiun yang dipengaruhi aktivitas permukiman dan kondisi hidrodinamika yang lebih kuat. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kandungan karbon organik sedimen pada titik pasang dan titik surut (p > 0,05). Variasi kandungan karbon organik sedimen lebih dipengaruhi oleh karakteristik lingkungan setempat, seperti masukan bahan organik, kondisi hidrodinamika, dan karakteristik sedimen, dibandingkan oleh perbedaan kondisi pasang dan surut. Penelitian ini menunjukkan bahwa sedimen zona intertidal di Teluk Riau memiliki potensi sebagai penyimpan karbon organik dan dapat menjadi data dasar dalam pengelolaan ekosistem karbon biru serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di wilayah pesisir.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 540 Kimia |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:20 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:20 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12170 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
