Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

POLA NETWORKING PEREKRUTAN PMI BERBASIS ETNIS MASYARAKAT NTT DALAM JALUR MIGRASI MELALUI BATAM KE MALAYSIA TAHUN 2020-2025

CLAUDIA, ANGGELINA STEFANI and Riyadi, Sayed Fauzan and Swastiwi, Anastasia Wiwik (2026) POLA NETWORKING PEREKRUTAN PMI BERBASIS ETNIS MASYARAKAT NTT DALAM JALUR MIGRASI MELALUI BATAM KE MALAYSIA TAHUN 2020-2025. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
ANGGELINA_STEFANI_CLAUDIA_2205050030_Ilmu_Hubungan_Internasional - Cover.pdf - Published Version

Download (826kB)
[img] Text (Abstrak)
ANGGELINA_STEFANI_CLAUDIA_2205050030_Ilmu_Hubungan_Internasional - Abstrak.pdf - Published Version

Download (310kB)
[img] Text (Bab I)
ANGGELINA_STEFANI_CLAUDIA_2205050030_Ilmu_Hubungan_Internasional - Bab I.pdf - Published Version

Download (352kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
ANGGELINA_STEFANI_CLAUDIA_2205050030_Ilmu_Hubungan_Internasional - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (224kB)
[img] Text (Full Text)
ANGGELINA_STEFANI_CLAUDIA_2205050030_Ilmu_Hubungan_Internasional - Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola networking perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berbasis etnis masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam jalur migrasi melalui Batam menuju Malaysia pada periode 2020–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya peran jaringan sosial berbasis etnis, hubungan kekerabatan, dan kepercayaan dalam proses perekrutan PMI yang berpotensi mendorong migrasi nonprosedural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas PMI asal NTT, keluarga PMI, serta pihak KKPPMP, dengan data pendukung dari BP3MI Kepulauan Riau. Analisis dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta Teori Transnational Organized Crime (TOC) dari Phil Williams (2001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perekrutan PMI asal NTT berlangsung melalui jaringan sosial berbasis etnis yang melibatkan keluarga, kerabat, teman sekampung, perekrut, tekong, dan jaringan penerima di Malaysia, dengan Batam sebagai wilayah transit utama. Jaringan tersebut memiliki karakteristik pembagian peran, hubungan yang fleksibel, dan koordinasi lintas negara. Ikatan etnis dan kepercayaan menjadi faktor utama yang mempermudah proses perekrutan, tetapi juga meningkatkan kerentanan terhadap migrasi nonprosedural. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, edukasi migrasi aman, dan kerja sama antarlembaga untuk mencegah praktik perekrutan ilegal.Penelitian ini bertujuan menganalisis pola networking perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) berbasis etnis masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam jalur migrasi melalui Batam menuju Malaysia pada periode 2020–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya peran jaringan sosial berbasis etnis, hubungan kekerabatan, dan kepercayaan dalam proses perekrutan PMI yang berpotensi mendorong migrasi nonprosedural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas PMI asal NTT, keluarga PMI, serta pihak KKPPMP, dengan data pendukung dari BP3MI Kepulauan Riau. Analisis dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta Teori Transnational Organized Crime (TOC) dari Phil Williams (2001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perekrutan PMI asal NTT berlangsung melalui jaringan sosial berbasis etnis yang melibatkan keluarga, kerabat, teman sekampung, perekrut, tekong, dan jaringan penerima di Malaysia, dengan Batam sebagai wilayah transit utama. Jaringan tersebut memiliki karakteristik pembagian peran, hubungan yang fleksibel, dan koordinasi lintas negara. Ikatan etnis dan kepercayaan menjadi faktor utama yang mempermudah proses perekrutan, tetapi juga meningkatkan kerentanan terhadap migrasi nonprosedural. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, edukasi migrasi aman, dan kerja sama antarlembaga untuk mencegah praktik perekrutan ilegal.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDRiyadi, Sayed FauzanNIP.198207072015041002
UNSPECIFIEDSwastiwi, Anastasia WiwikNIP.196910121998022001
Subjects: 100. Filsafat dan Psikologi > 170-179. Etika dan Filsafat Moral > 172.4. International Relations Ethics/Etika Hubungan Internasional
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: user HI
Date Deposited: 10 Aug 2026 08:16
Last Modified: 10 Aug 2026 08:16
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12229

Actions (login required)

View Item View Item