SAFITRIANI, LIA and Nurhasanah, Nurhasanah and Tiyasiningsih, Ezky (2026) PERAN PEMERINTAH DAN BUDAYA TRADISIONAL TERHADAP MOTIVASI PENDIDIKAN FORMAL SUKU LAUT MELALUI MODERNISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DESA TAJUR BIRU KABUPATEN LINGGA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
LIA SAFITRIANI_2204020044_Manajemen_Cover.pdf - Published Version Download (419kB) |
|
|
Text (Abstrak)
LIA SAFITRIANI_2204020044_Manajemen_Abstrak.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (BAB I)
LIA SAFITRIANI_2204020044_Manajemen_BAB I.pdf - Published Version Download (274kB) |
|
|
Text (Daftra Pustaka)
LIA SAFITRIANI_2204020044_Manajemen_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (264kB) |
|
|
Text (Full Teks)
LIA SAFITRIANI_2204020044_Manajemen_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas rendahnya motivasi pendidikan formal masyarakat Suku Laut di Desa Tajur Biru, Kabupaten Lingga, yang dipengaruhi oleh kuatnya budaya tradisional dan belum optimalnya peran pemerintah. Fenomena ini terlihat dari masyarakat yang lebih mengutamakan aktivitas melaut dibandingkan melanjutkan pendidikan formal. Research gap penelitian ini terletak pada masih terbatasnya penelitian yang mengkaji peran pemerintah, budaya tradisional, dan modernisasi secara terpadu dalam memengaruhi motivasi pendidikan formal masyarakat Suku Laut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran pemerintah dan budaya tradisional terhadap motivasi pendidikan formal dengan modernisasi sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 64 responden masyarakat Suku Laut di Desa Tajur Biru. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pendidikan formal, sedangkan budaya tradisional cenderung menghambat motivasi tersebut. Modernisasi tidak berperan signifikan sebagai variabel intervening. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan motivasi pendidikan formal lebih dipengaruhi oleh peran pemerintah daripada modernisasi. Oleh karena itu, pemerintah perlu memperkuat kebijakan pendidikan yang tetap memperhatikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi motivasi pendidikan formal.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 303.34. Kepemimpinan 300. Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 352.25 Governing Boards and Commissions/Pemerintahan Gubernur 300. Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371.01 Public Schools/Sekolah Negeri 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390.0072 Research Methods/Metode Riset Penelitian tentang Adat Istiadat dan Kebiasaan |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Program Studi Manajemen | |||||||||
| Depositing User: | user manajemen | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 05:39 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 05:39 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12253 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
