Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

MAKNA NILAI-NILAI SOSIAL DALAM TRADISI NEBBE IKAN ORANG SUKU LAUT DI DESA PULAU PINANG KABUPATEN BINTAN

MARDIANI, FERA and Marisa, Elsera and Sri, Wahyuni (2026) MAKNA NILAI-NILAI SOSIAL DALAM TRADISI NEBBE IKAN ORANG SUKU LAUT DI DESA PULAU PINANG KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
FERA MARDIANI_2205030044 _Sosiologi_Cover.pdf - Published Version

Download (744kB)
[img] Text (Abstrak)
FERA MARDIANI_2205030044 _Sosiologi_Abstrak.pdf - Published Version

Download (35kB)
[img] Text (BAB I)
FERA MARDIANI_2205030044 _Sosiologi_BAB I.pdf - Published Version

Download (117kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
FERA MARDIANI_2205030044 _Sosiologi_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (113kB)
[img] Text (Full Teks)
FERA MARDIANI_2205030044 _Sosiologi_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Tradisi Nebbe Ikan merupakan praktik sosial budaya khas Orang Suku Laut di Desa Pulau Pinang, Kabupaten Bintan, berupa aktivitas penangkapan ikan secara berkelompok menggunakan alat sederhana, yang di dalamnya tersimpan relasi laki-laki dan perempuan serta nilai-nilai dan makna sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana makna dan nilai-nilai sosial dalam Tradisi Nebbe Ikan Orang Suku Laut di Desa Pulau Pinang terbentuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta dianalisis menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik Herbert Blumer dan George Herbert Mead. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih secara purposive, terdiri atas perempuan Orang Suku Laut pelaku utama Nebbe Ikan, anak-anak Orang Suku Laut, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Nebbe Ikan mengandung empat nilai sosial utama, yaitu kebersamaan, gotong royong, solidaritas, dan kerukunan, serta memiliki makna sosial sebagai warisan leluhur, identitas kolektif, dan sarana pemersatu masyarakat lintas generasi. Nilai dan makna tersebut tidak melekat begitu saja pada tradisi, melainkan terbentuk dan dipertahankan melalui interaksi sosial yang berlangsung secara berulang. Penelitian ini juga menemukan bahwa peran perempuan Orang Suku Laut menjadi unsur sentral dalam keberlangsungan tradisi, mulai dari tahap sejarah, pelaksanaan, hingga pewarisan makna dan nilai sosial kepada generasi berikutnya.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDElsera, MarisaNIP.198710192014042001
UNSPECIFIEDWahyuni, SriNIP.197704162021212004
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390 Customs of People/Adat Istiadat dan Kebiasaan Masyarakat Berdasarkan Status Ekonomi dan Kelas Sosial
300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390.0072 Research Methods/Metode Riset Penelitian tentang Adat Istiadat dan Kebiasaan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: user sosiologi
Date Deposited: 12 Aug 2026 02:57
Last Modified: 12 Aug 2026 02:57
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12272

Actions (login required)

View Item View Item