Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

PENGELOLAAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA: STUDI KASUS PEKERJA MIGRAN INDONESIA DEPORTASI DARI MALAYSIA DI KOTA BATAM

SEPTIANDA, M. FERDI and Charin, Rizky Octa Putri (2025) PENGELOLAAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA: STUDI KASUS PEKERJA MIGRAN INDONESIA DEPORTASI DARI MALAYSIA DI KOTA BATAM. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
M. FERDI_SEPTIANDA_2105010054_Ilmu Pemerintahan-Cover.pdf - Published Version

Download (703kB)
[img] Text (Abstrak)
M. FERDI_SEPTIANDA_2105010054_Ilmu Pemerintahan-Abstrak.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (BAB 1)
M. FERDI_SEPTIANDA_2105010054_Ilmu Pemerintahan-BAB 1.pdf - Published Version

Download (254kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
M. FERDI_SEPTIANDA_2105010054_Ilmu Pemerintahan-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (Full Teks)
M. FERDI_SEPTIANDA_2105010054_Ilmu Pemerintahan-Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia melalui Kota Batam diinapkan sementara waktu di Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Batam milik Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau (Kepri). BP3MI Kepri di bawah naungan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI memiliki tanggung jawab melakukan pengelolaan karena masalah yang dialami PMI bukan hanya kondisi fisik dan psikis yang tidak stabil, tapi mereka juga kehilangan penghasilan. Selain itu, terkadang ada konflik antara PMI dan keluarga yang perlu diselesaikan untuk memastikan kesiapan keluarga dalam menerima kepulangan PMI. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan terhadap PMI deportasi dari Malaysia di Kota Batam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data mulai dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan adalah Human Security oleh United Nations Development Programme (1994) dengan merelevankan Tujuh indikator keamanan Manusia yaitu Personal Security, Community Security, Political Security, Economic Security, Food Security, Health Security, dan Environmental Security. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan terhadap PMI deportasi dari Malaysia di Kota Batam berjalan cukup baik. Personal Security, BP3MI Kepri menerapkan sistem pemulangan terstruktur dengan verifikasi identitas penjemput dan surat pernyataan bermaterai. Community Security, terdapat pemisahan shelter pria-wanita serta sosialisasi prosedur kerja legal, pengawasan 24 jam perlu ditingkatkan karena beresiko PMI kabur. Political Security, melalui pendataan untuk identifikasi Calo/Tekong dan layanan konseling untuk penanganan masalah psikologis serta penyelesaian hak-hak PMI. Economic Security terbatas pada pemenuhan kebutuhan dasar tanpa program pemberdayaan khusus karena fokus pada rehabilitasi serta reintegrasi. Food Security terjamin dengan penyediaan makanan tiga kali sehari termasuk kebutuhan khusus Anak dan Ibu hamil. Health Security melalui sistem rujukan berjenjang dari pemberian obat hingga rawat inap dengan pendampingan saat pemulangan. Environmental Security terpenuhi dengan ketersediaan air bersih, sanitasi yang memadai, dan lokasi yang ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDCharin, Rizky Octa PutriNIDN.0004109502
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: user ilmupemerintahan
Date Deposited: 07 Feb 2025 07:05
Last Modified: 07 Feb 2025 07:05
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/8456

Actions (login required)

View Item View Item