FU'ADAH, SUCI TSAMRATUL and Miranti, Shavika and Wulandari, Rika (2025) PENGARUH LARUTAN EKSTRAK KUNYIT PADA PAKAN TERHADAP LEUKOSIT IKAN KERAPU CANTANG EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS X EPINEPHELUS LANCEOLATUS YANG DIINFEKSI VIBRIO ALGINOLYTICUS. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
SUCI TSAMRATUL FUADAH_ 2002030008_BUDIDAYA PERAIRAN_COVER.pdf - Published Version Download (647kB) |
|
|
Text (Abstrak)
SUCI TSAMRATUL FUADAH_ 2002030008_BUDIDAYA PERAIRAN_ABSTRAK.pdf - Published Version Download (193kB) |
|
|
Text (Bab 1)
SUCI TSAMRATUL FUADAH_ 2002030008_BUDIDAYA PERAIRAN_BAB I.pdf - Published Version Download (134kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
SUCI TSAMRATUL FUADAH_ 2002030008_BUDIDAYA PERAIRAN_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (267kB) |
|
|
Text (Full Teks)
SUCI TSAMRATUL FUADAH_2002030008_BUDIDAYA PERAIRAN_ FULL TEKS.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kunyit merupakan bahan fitofarmaka herbal yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit bakterial. Kandungan kurkumin dan minyak atsiri dalam kunyit yang mampu melawan berbagai jenis bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh larutan ekstrak kunyit yang ditambahkan pada pakan terhadap jenis leukosit ikan kerapu cantang yang diinfeksi Vibrio alginolyticus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli - Oktober 2024. Pemeliharaan ikan dilakukan di Kampung Madong, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Pembuatan larutan ekstrak kunyit dilakukan di laboratorium Marine Biology, uji tantang ikan dilakukan di laboratorium Marine Aquaculture Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji dan pengamatan Differensial Leukosit ikan dilakukan di laboratorium BKIPM Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan, yakni perlakuan Kontrol (tanpa penambahan larutan ektrak kunyit), A (pakan dengan penambahan larutan ekstrak kunyit 2% setiap hari), B (pakan dengan penambahan larutan ekstrak kunyit 2% 3 hari sekali), C (pakan dengan penambahan larutan ekstrak kunyit 2% 5 hari sekali). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kerapu cantang yang dipelihara selama 15 hari dengan pemberian pakan mengandung larutan ekstrak kunyit pada perlakuan B dapat meningkatkan leukosit dan monosit ikan kerapu cantang serta memperoleh kelangsungan hidup ikan tertinggi sebesar 88,89% setelah di uji tantang Vibrio alginolyticus. Kata Kunci: Ikan Kerapu Cantang, Kunyit, Leukosit, Vibrio alginolyticus
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 580. Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Botany 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Budidaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user BDP | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Feb 2025 07:32 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Feb 2025 07:32 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/8720 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
