WINANDA, KHAIRUNNISA and Idris, Fadhliyah and Yandri, Falmi (2025) KOMPOSISI DAN KEPADATAN SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS) PADA EKOSISTEM MANRGOVE DI PERAIRAN SEI LADI KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
KHAIRUNNISA WINANDA_190254241018_Ilmu Kelautan - Cover.pdf - Published Version Download (607kB) |
|
|
Text (Abstrak)
KHAIRUNNISA WINANDA_190254241018_Ilmu Kelautan - Abstrak.pdf - Published Version Download (79kB) |
|
|
Text (Bab 1)
KHAIRUNNISA WINANDA_190254241018_Ilmu Kelautan - Bab 1.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
KHAIRUNNISA WINANDA_190254241018_Ilmu Kelautan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (251kB) |
|
|
Text (Full Teks)
KHAIRUNNISA WINANDA_190254241018_Ilmu Kelautan - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Sampah laut adalah salah satu bahan pencemar dengan bentuk padat dan persisten yang dibuang dan ditinggalkan baik secara langsung maupun tidak langsung di lingkungan laut. Hal tersebut menjadi salah satu kontribusi terbesar dalam pencemaran sampah laut pada ekosistem perairan, diantaranya ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan kepadatan sampah laut di ekosistem mangrove dan menganalisis kerapatan mangrove serta hubungan antar sampah laut dan kerapatan mangrove di Perairan Sei Ladi Kota Tanjungpinang. Penelitian dilakukan pada Bulan Desember Tahun 2023. Penentuan lokasi dengan metode purposive sampling. Dilakukan di 3 stasiun dan 3 transek setiap stasiunnya. Pengambilan data kerapatan mangrove menggunakan metode line transect dan pengambilan data sampah laut mengikuti transek pada mangrove. Berdasarkan hasil penelitian Jenis sampah laut yang ditemukan pada ekosistem mangrove di Perairan Sei Ladi meliputi plastik, busa plastik, kain, kaca dan keramik, karet, logam/metal, kayu, dan bahan lainnnya. Kepadatan sampah laut paling tinggi menurut jumlah yaitu plastik sebesar 2.844,4 item/ha yang terdapat pada stasiun 2 dan kepadatan sampah laut menurut berat yaitu 19.166,7 gram/ha terdapat pada stasiun 2. Jenis mangrove yang ditemukan sebanyak 8 jenis yaitu Rhizopora apiculata, Bruguiera Gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Avicennia alba, Scyphiphora hydrophylacea, Ceriops tagal, Lumnitzera racemosa, dan Xylocarpus granatum. Secara keseluruhan kerapatan mangrove tergolong jarang dan kondisi rusak. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kepadatan sampah laut dengan kerapatan mangrove yaitu memiliki yang positif atau searah dengan kategori yang rendah.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 363.73 Pollution/Masalah Pencemaran Lingkungan, Polusi 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 580. Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Botany |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Feb 2025 04:30 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Feb 2025 04:30 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/8803 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
