PEBRIANTI, AYU and Adiputra, Yudhanto Satyagraha and Afnira, Ella (2025) STRATEGI PEMERINTAHAN DALAM UPAYA PENURUNAN ANGKA PREVALENSI STUNTING DI KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
AYU_PEBRIANTI_2105010038_Ilmu Pemerintahan_Cover.pdf - Published Version Download (563kB) |
|
|
Text (Abstrak)
AYU_PEBRIANTI_2105010038_Ilmu Pemerintahan_Abstrak.pdf - Published Version Download (296kB) |
|
|
Text (BAB 1)
AYU_PEBRIANTI_2105010038_Ilmu Pemerintahan_BAB 1.pdf - Published Version Download (717kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
AYU_PEBRIANTI_2105010038_Ilmu Pemerintahan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (549kB) |
|
|
Text (Full Teks)
AYU_PEBRIANTI_2105010038_Ilmu Pemerintahan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kota Tanjungpinang telah berhasil menurunkan angka prevalensi stunting secara konsisten dari tahun 2021-2023, yaitu 18,8% pada tahun 2021, turun menjadi 15,7% pada tahun 2022, dan menjadi 15,2% pada tahun 2023 dibandingkan enam kabupaten/kota lainnya di Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh DKP2KB Kota Tanjungpinang dalam upaya menurunkan angka prevalensi stunting pada tahun 2021-2023. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, terdapat sembilan belas informan, serta menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori strategi dari Geoff Max Mulgan, yaitu tujuan (purposes), lingkungan (environments), arahan (directions), tindakan (actions), dan pembelajaran (learning). Hasil temuan yang didapatkan, (1) Tujuan: secara output untuk mencapai target nasional atau 14% dengan target kinerja 3,48% dari tahun 2021-2023 dan outcome berupa meningkatkan kualitas SDM dan kualitas hidup masyarakat. (2) Lingkungan: masih menghadapi kendala pencemaran, belum optimalnya pola asuh, dan sulitnya kondisi ekonomi masyarakat. (3) Arahan: meliputi perintah dalam regulasi, koordinasi melalui forum, membangun motivasi, dan komunikasi yang efektif. (4) Tindakan: kegiatan yang dilakukan, yaitu intervensi sensitif yang melibatkan lintas sektor, lintas program, dan swasta untuk memfasilitasi bantuan serta inovasi, sedangkan intervensi spesifik dengan mengintervensi kesehatan masyarakat. (5) Pembelajaran: seluruh kegiatan telah dilaksanakan dengan baik, terbukti dari hasil survei nasional yang menunjukkan terjadinya penurunan angka prevalensi stunting meskipun belum mencapai target 14% dan berhasil tercapainya target kinerja program stunting, namun efektivitas keseluruhan program sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengatasinya peneliti mengajukan saran, yaitu agar pemerintah medorong pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi dari masyarakat.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan > 320.6 Policy Making/Keputusan Politik 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmupemerintahan | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Feb 2025 06:15 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Feb 2025 06:15 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/8830 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
