NUR AINI, WINDI and Ma'mun, Asep and Febrianto, Try (2025) DISTRIBUSI SPASIAL SEDIMEN DASAR LAUT BERBASIS TEKNOLOGI HIDROAKUSTIK DI PERAIRAN MANTANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
WINDI NUR AINI_2002010042_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (386kB) |
|
|
Text (Abstrak)
WINDI NUR AINI_2002010042_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (94kB) |
|
|
Text (Bab I)
WINDI NUR AINI_2002010042_Ilmu Kelautan_Bab I.pdf - Published Version Download (60kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
WINDI NUR AINI_2002010042_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (118kB) |
|
|
Text (Full Teks)
WINDI NUR AINI_2002010042_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Desa Mantang adalah desa yang berada di wilayah Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Sedimen merupakan pecahan, mineral, atau material organik yang ditransporkan dari berbagai sumber dan diendapkan oleh media udara, angin, es, atau oleh air dan juga termasuk didalamnya material yang diendapkan dari material yang melayang dalam air atau dalam bentuk larutan kimia (Pipkin, 1977). Pemahaman tentang distribusi jenis sedimen juga memengaruhi kontur topografi dasar laut di suatu wilayah dan kajian biologis, juga berpengaruh terhadap topografi dasar laut di suatu wilayah perairan. Proses sedimentasi di perairan berpotensi menyebabkan perubahan kedalaman, seperti pendangkalan pada area tertentu (Fauziyah et al., 2023). Substrat dasar merupakan salah satu faktor ekologis utama yang mempengaruhi struktur komunitas makrozoobentos. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan melakukan perekaman data akustik serta pengambilan sampel sedimen menggunakan metode purposive sampling dengan beberapa stasiun yang tersebar di seluruh perairan Mantang agar dapat mengetahui beragam karakteristik sedimen yang ada. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Desa Mantang, Kabupaten Bintan, pada bulan Juli 2024 dengan tujuan untuk memetakan distribusi sedimen yang sebelumnya belum terdokumentasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan total 30 stasiun pengambilan sampel sedimen serta perekaman data akustik menggunakan alat singlebeam echosounder Simrad EK15 pada frekuensi kerja 200 kHz. Data akustik yang diperoleh kemudian diekstrak menggunakan perangkat lunak ESP3 untuk mendapatkan nilai volume backscattering strength (SV) dan surface backscattering strength (SS), sementara sampel sedimen di olah di laboratorium mengguakan sieve shaker untuk meihat berat sedimen perayakan kemudian hasilnya dianalisis menggunakn program Gradistat 9.1 untuk menentukan klasifikasi ukuran butiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Mantang memiliki tiga jenis sedimen utama, yaitu Very Coarse Sand (nilai SS antara -22,35 dB hingga -26,99 dB), Coarse Sand (- 27,00 dB hingga -32,99 dB), dan Medium Sand (-33,03 dB hingga -41,20 dB). Distribusi sedimen didominasi oleh Very Coarse Sand (64%) yang tersebar hampir merata di seluruh jalur survei, diikuti oleh Coarse Sand (30%) yang ditemukan di dekat pantai, di tengah lajur, dan pada ujung perairan. Sedangkan Medium Sand (6%) hanya ditemukan di beberapa titik, terutama di ujung jalur serta sebagian kecil area dekat pesisir. Kata kunci: Hambur Balik Akustik, Sedimen, Perairan Mantang
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 501. Ilmu Pengetahuan Alam | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2025 04:33 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2025 04:33 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9194 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
