MEOLAN, MEOLAN and Idris, Fadhliyah and Willian, Nancy (2025) STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI PERAIRAN SEMI-TERTUTUP TANJUNG SEBAUK KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Abstrak)
MEOLAN_190254241003_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (280kB) |
|
|
Text (BAB I)
MEOLAN_190254241003_Ilmu Kelautan_BAB I.pdf - Published Version Download (320kB) |
|
|
Text (Cover)
MEOLAN_190254241003_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (962kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MEOLAN_190254241003_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (363kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MEOLAN_190254241003_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Struktur komunitas plankton dan pengaruh logam berat di perairan semi-tertutup Tanjung Sebauk, Kota Tanjungpinang. Kawasan ini rawan tercemar logam berat seperti timbal dan kadmium akibat aktivitas antropogenik, seperti pemukiman dan perikanan. Paparan logam berat ini berpotensi mengganggu metabolisme, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup plankton yang merupakan bioindikator penting kualitas perairan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif, dengan metode observasi dan analisis laboratorium. Data yang dikumpulkan meliputi identifikasi plankton, analisis logam berat timbal dan kadmium menggunakan ICP-OES, serta pengukuran parameter kualitas perairan seperti suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan, nitrat dan fosfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas plankton didominasi oleh fitoplankton (87%), khususnya dari kelas Bacillariophyceae (81%), sedangkan zooplankton (13%) didominasi oleh Copepeoda. Indeks ekologi menunjukkan fitoplankton memiliki keanekaragaman sedang, keseragaman tinggi, dan dominansi rendah. Sedangkan zooplankton menunjukkan keanekaragaman dan keseragaman rendah, serta dominansi tinggi. Analisis logam berat menunjukkan bahwa timbal melebihi baku mutu diseluruh stasiun, dengan nilai tertinggi di stasiun 1 (0,043 mg/L). Sedangkan kadmium melebihi baku mutu hanya di stasiun 3 (0,016 mg/L). Hasil PCA menunjukkan bahwa parameter seperti pH, salinitas, DO, kecerahan, dan nitrat berpengaruh positif terhadap kelimpahan fitoplankton, sedangkan suhu, fosfat, serta logam berat timbal dan kadmium berkorelasi negatif.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 540 Kimia 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 660 - 669 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan) |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 01:55 | |||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2025 01:55 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9406 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
